PSBB, Asosiasi Ritel Pastikan Pasokan Aman dan Toko Tetap Buka

"Asosiasi pengusaha ritel Indonesia (Aprindo) yang terdiri dari minimarket, supermarket, hypermarket, bahkan wholesale atau grosir, itu memastikan bahwa kita akan tetap buka seperti biasa"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 10 Apr 2020 12:30 WIB

Author

Resky Novianto

PSBB, Asosiasi Ritel Pastikan Pasokan Aman dan Toko Tetap Buka

Warga antre berbelanja saat pemberlakuan pembatasan pengunjung supermarket di Tiptop, Depok, Jawa Barat, Senin (30/3/2020). (Antara/Eko)

KBR, Jakarta-   Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) memastikan seluruh jaringan pusat perbelanjaan yang terdiri dari minimarket, supermarket, dan grosir, tetap buka di DKI Jakarta saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ketua Aprindo Roy Mande mengatakan, ritel  tetap buka untuk menyediakan kebutuhan masyarakat, disertai dengan protokol pembatasan fisik yang dicanangkan oleh pemerintah. 

"Kami memastikan kepada seluruh masyarakat atau konsumen khususnya di Jakarta bahkan juga di seluruh Indonesia, bahwa seluruh anggota ritel modern, anggota dari asosiasi pengusaha ritel Indonesia (Aprindo) yang terdiri dari minimarket, supermarket, hypermarket, bahkan wholesale atau grosir, itu memastikan bahwa kita akan tetap buka seperti biasa normal beroperasi," ucap Roy Mande kepada KBR, Jumat (10/4/2020).

Roy Mande menyebut, pasokan kebutuhan pangan di ritel modern dipastikan tersedia bagi masyarakat. Ia juga menjamin higienitas dan kebersihan ritel modern di DKI Jakarta dan seluruh daerah lainnya, dengan secara berkala menyemprotkan desinfektan di lori dan tas belanja. Selain itu, pengecekan suhu tubuh konsumen hingga pemberlakuan jaga jarak antri di kasir, juga menjadi prosedur yang terus dijalankan.

"Pasokan juga kami pastikan tersedia aman dan juga tentunya dapat memenuhi kebutuhan dan harapan daripada masyarakat ketika akan berkonsumsi, khususnya konsumsi pangan," ujar Roy.

"Kami terus mengikuti Covid-19 ini dengan protap yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Misalnya kita menjaga social distancing ketika masyarakat melakukan pembayaran di kasir dengan jarak satu meter untuk antri, kemudian menghindari adanya berkelompok, petugas kami akan terus mengawasi serta juga memberikan desinfektan juga terhadap tas belanja trolley belanja dan sebagainya memastikan suhu tubuh masyarakat yang masuk," tutupnya.  

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Antisipasi Arus Balik Pemudik ke Jakarta