Puluhan Orang Tewas Akibat Helikopter Tentara Afghanistan Jatuh

Salah satu spekulasi yang beredar, Taliban menjadi kelompok yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.

BERITA , INTERNASIONAL

Rabu, 31 Okt 2018 22:51 WIB

Author

Yogi Ernes

Puluhan Orang Tewas Akibat Helikopter Tentara Afghanistan Jatuh

Foto: Getty Images

KBR - Sebuah helikopter tentara Afghanistan jatuh di wilayah barat Provinsi Farah, pada Rabu (31/10/2018) akibat cuaca buruk. Insiden ini menewaskan 25 orang di dalamnya. Termasuk di antaranya Nematullah Khalil, komandan tentara untuk wilayah barat Provinsi Farah dan Farid Bahktawar, Kepala Dewan Provinsi Farah.

Dilansir dari Times pada Rabu (31/10/2018), Juru Bicara Wilayah Farah, Mohammad Naser mengatakan helikopter jatuh sekitar pukul 9 pagi waktu setempat, tidak lama setelah lepas landas dari distrik pegunungan Anar Dara menuju provinsi Herat di dekatnya.

Kecelakaan helikopter tentara di wilayah Farah ini merupakan kejadian kedua dalam dua bulan terakhir. September lalu, setidaknya lima awak tewas ketika helikopter jatuh.

Beberapa spekulasi menyebut, kecelakaan disebabkan kegagalan teknis dan cuaca buruk di wilayah Farah. Namun, kemungkinan lain yang beredar adalah Taliban menjadi kelompok yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut. Gerilyawan Taliban disinyalir menembak jatuh helikopter tentara Afghanistan yang melintas di wilayah Farah.

Dugaan tersebut diperkuat dengan jatuhnya Farid Bahktawar sebagai salah satu korban. Ia dikenal sebagai salah satu yang vokal menentang Taliban. Bakhtawar adalah tokoh utama yang memerangi Taliban dalam sebuah pertempuran untuk kota Farah pada Mei lalu.

Sebuah laporan dari Reuters pada Rabu (31/10/2018), juga menyebutkan selain insiden helikopter tentara yang jatuh, insiden lain terjadi di sebuah penjara terbesar di Afghanistan. Di lokasi itu terjadi serangan bom bunuh diri yang menewaskan sedikitnya enam orang.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri, Najib Danish mengatakan penyerang meledakkan bom di dekat kendaraan yang membawa karyawan penjara.

"Pelaku berjalan menuju kendaraan yang diparkir di gerbang untuk izin keamanan. Dia meledakkan dirinya sendiri sebelum kendaraan itu bisa masuk ke penjara," ucap Najib Danish dikutip dari Reuters.




Editor: Nurika Manan 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.