Tiongkok Larang Warganya Buka Situs Wikipedia

Tiongkok melarang warganya mencari informasi online terkait Dalai Lama serta pembantaian Tiananmen.

INTERNASIONAL

Rabu, 15 Mei 2019 19:45 WIB

Author

Adi Ahdiat

Tiongkok Larang Warganya Buka Situs Wikipedia

Ilustrasi. (Foto: Wikimedia Commons)

Tiongkok telah memblokir situs Wikipedia. Hal ini dikonfirmasi oleh pihak Wikimedia Foundation, organisasi nirlaba yang mengelola Wikipedia, Wikibooks, dan “Wiki-Wiki” lainnya.

Dalam keterangan resmi yang dikutip BBC, Wikimedia Foundation menyebut, “Setelah menganalisis dengan cermat laporan lalu lintas internal kami, kami mengonfirmasi bahwa Wikipedia sudah diblokir (di Tiongkok) dalam semua versi bahasa,” jelasnya.


Kebebasan Pers Tiongkok Sangat Buruk

Wikipedia bukan “korban pemblokiran” pertama.

Dalam beberapa tahun belakangan, Tiongkok juga sudah memblokir sejumlah situs-situs besar dunia seperti Google, Facebook, LinkedIn, dan RedTube, situs pornografi dari Amerika Serikat.

Menurut laporan TIME, Tiongkok sejak lama melarang warganya mencari informasi online terkait Dalai Lama serta pembantaian Tiananmen.

Tiongkok pun mendapat peringkat sangat rendah dalam World Press Freedom Index 2019 . Dari 180 negara, Tiongkok menempati peringkat 177.

Selain Tiongkok, negara yang kebebasan persnya sangat buruk adalah Eritrea, Korea Utara, dan Turkmenistan.


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERNASIONAL

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.