Share This

Perancis Larang Murid Gunakan Ponsel di Sekolah

Peraturan ini untuk membantu anak-anak agar fokus pada pelajaran.

BERITA , INTERMEZZO

Selasa, 04 Sep 2018 13:01 WIB

Author

Pricilia Indah Pratiwi

Perancis Larang Murid Gunakan Ponsel di Sekolah

Foto: Yui Mok/PA

KBR, Jakarta - Setelah liburan musim panas, murid-murid Prancis tidak boleh menggunakan ponsel di sekolah.

Dilansir dari itv.com (3/9/2018), pemerintah telah mengeluarkan undang-undang yang melarang penggunaan telepon di semua sekolah dasar dan menengah pertama. Pelarangan penggunaan ponsel berlaku untuk sepanjang hari, termasuk pada saat istirahat. 

Namun, penggunaan ponsel masih diperbolehkan dalam hal-hal darurat dan untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus.

Menteri Pendidikan Perancis Jean-Michel Blanquer mengatakan, peraturan ini dibuat untuk membantu anak-anak agar fokus pada pelajaran, bersosialisasi lebih baik dan mengurangi penggunaan media sosial. Larangan ini juga dibuat untuk melawan  online-bullying, dan mencegah pencurian dan kekerasan di sekolah.

Murid diminta untuk mematikan ponsel mereka atau meletakkannya di loker. Sekolah-sekolah menengah atas juga dapat secara sukarela menerapkan peraturan tersebut. Peraturan ini juga memperbolehkan guru menyita ponsel jika ada anak yang tidak patuh.  

Editor: Citra Dyah Prastuti 

  
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.