Target Januari 2020, Kartu Prakerja Akan Beri Pelatihan Barista Sampai Programmer

"Betul-betul kita harapkan pada saat menginjak Januari (2020), program bisa mulai dijalankan."

BERITA | NASIONAL

Selasa, 12 Nov 2019 14:36 WIB

Author

Dian Kurniati, Adi Ahdiat

Target Januari 2020, Kartu Prakerja Akan Beri Pelatihan Barista Sampai Programmer

Korban PHK pabrik tekstil PT Tyfountex menuntut pembayaran pesangon yang macet di Dinas Tenaga Kerja Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (11/11/2019). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo memerintahkan para menterinya untuk mengebut persiapan Kartu Prakerja. Ia menargetkan program ini bisa berjalan mulai awal tahun depan.

"Betul-betul kita harapkan pada saat menginjak Januari (2020), program bisa mulai dijalankan," kata Jokowi dalam rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Kartu Prakerja adalah program bantuan bagi pencari kerja, korban PHK, serta pekerja yang ingin meningkatkan keterampilan.

Pemegang Kartu Prakerja nantinya bisa mendapat insentif biaya hidup selama menganggur sebesar Rp300 ribu-Rp500 ribu per bulan.

Pemegang kartu ini juga bisa mendapat pelatihan kerja dan sertifikasi untuk berbagai bidang mulai dari barista, ahli animasi, desain grafis, bahasa Inggris, komputer, teknisi, programming, hingga coding.

"Saya minta para pencari kerja, pemilik kartu Prakerja, bisa memilih langsung latihan atau kursus yang diminati melalui platform digital yang kita siapkan," kata Jokowi.

"Mereka boleh memilih pelatihan yang diminati, dan kita harapkan ini dikerjakan secara masif lewat penyedia jasa swasta," katanya lagi.


Baca Juga: Negara Siapkan Rp10 Triliun untuk Bantu Pengangguran


Dua Jenis Kartu Prakerja

Berdasarkan penjelasan Kementerian Keuangan, untuk tahap awal Kartu Prakerja akan diberikan kepada dua juta penerima manfaat. Kartu ini terdiri dari dua jenis, yakni:

1. Kartu Prakerja Reguler

Kartu Prakerja Reguler akan dibagikan melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), Balai Latihan Kerja (BLK), serta training center (TC) milik pemerintah dan swasta. Kartu jenis ini tersedia untuk 500 ribu penerima manfaat.

Para penerima kartu reguler akan mendapat pelatihan kerja secara tatap muka atau offline, mendapat sertifikasi, serta insentif bulanan.

2. Kartu Prakerja Digital

Kartu Prakerja Digital akan dibagikan lewat mekanisme pendaftaran online. Kartu jenis ini tersedia untuk 1,5 juta penerima manfaat.

Penerima kartu ini nantinya bisa memilih jenis pelatihan kerja sesuai kebutuhan masing-masing melalui platform digital seperti Gojek, Tokopedia, dan Jobstreet.

Para penerima kartu akan mendapat pelatihan kerja dari pihak swasta lewat metode e-learning, serta mendapat insentif bulanan.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Majalah Time Menobatkan Greta Thunberg sebagai Person of the Year

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18