Bupati Cirebon Kena OTT KPK

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Cirebon, Jawa Barat pada Rabu (24/10/2018).

, NASIONAL

Rabu, 24 Okt 2018 23:37 WIB

Author

Frans Mokalu, Ryan Suhendra

Bupati Cirebon Kena OTT KPK

Ilustrasi. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Cirebon, Jawa Barat pada Rabu (24/10/2018). Dalam operasi penindakan ini, tim KPK menangkap sejumlah orang, salah satunya Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra.

"Benar, hari ini ada giat di Cirebon, masih diperlukan pendalaman. Ada unsur kepala daerah yang ikut diamankan," kata Agus Rahardjo melalui pesan tertulis, Rabu (24/10/2018).

Kendati begitu, Agus belum bisa merinci kasus korupsi apa yang diduga melibatkan kepala daerah Cirebon tersebut. Hingga Rabu (24/20/2018) malam sejumlah orang yang diringkus dari hasil OTT itu tengah menjalani pemeriksaan. KPK menjanjikan bakal membeberkan detail perkara pada konferensi pers Kamis (25/10/2018) besok.

Sunjaya merupakan Bupati Cirebon periode 2014-2019. Bersama wakilnya Tasiya Soemadi, keduanya memenangi Pemilihan Bupati pada 2013. Kala itu, pasangan ini merupakan calon yang diusung PDI Perjuangan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Cirebon, Mustofa menyesalkan terjaringnya kadernya dalam operasi tangkap tangan KPK. Ia memastikan, partainya bakal langsung memecat Sunjaya.

"Terkait penangkapan Bupati itu, Ketua DPD akan menyampaikannya langsung bagaimana sikap partai. Partao akan langsung melakukan pemecatan," kata Mustofa di Cirebon, Rabu (24/10/2018) malam.

Ia pun lantas mewanti kader lain PDIP untuk tak melakukan tindakan yang bisa menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap partai brlambang banteng tersebut. "Jelas, sebagaimana amanat Ketua Umum agar kader-kader partai menghindari dan jangan sampai melakukan tindakan korupsi, atau hal-hal lain yang bisa merusak kepercayaan masyarakat kepada partai," pungkas Mustofa.



Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.