Share This

Dua Hercules Mendarat, Pemerintah Bangladesh Bantu Salurkan Bantuan RI untuk Rohingya

"Para pengungsi sudah menumpuk. Selain tinggal di kamp yang dibangun dengan sederhana itu, para pengungsi juga ada di tenda-tenda bivak yang dibuat dari terpal dan plastik."

, BERITA , NASIONAL

Jumat, 15 Sep 2017 10:57 WIB

Author

Ninik Yuniati

Dua Hercules Mendarat, Pemerintah Bangladesh Bantu Salurkan Bantuan RI untuk Rohingya

Bantuan kemanusiaan dari Indonesia untuk pengungsi Rohingya tiba di Kota Chittagong, Bangladesh, Kamis (14/9/2017) malam. (Foto: Biro Pers Istana)

KBR, Jakarta - Dua pesawat Hercules yang mengangkut bantuan kemanusiaan dari Indonesia untuk pengungsi Rohingya mendarat di Bandara Internasional Shah Amanat, Chittagong, Bangladesh, Kamis (14/9/2017) malam. 

Chittagong merupakan kota terbesar kedua di Bangladesh bagian tenggara yang berdekatan dengan Myanmar. 

Bantuan selanjutnya diserahterimakan Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh Rina Soemarno kepada pemerintah Bangladesh yang diwakili Bupati Chittagong, Md Zillur Rahman Chowdhury. 

Rina Soemarno mengatakan pemerintah Bangladesh bakal membantu mendistribusikan bantuan ke Coxss Bazar, kota terdekat dari lokasi pengungsi. 

"Kemudian dari sini kita akan membantu membawa ke kota Coxss bazar, kota yang terdekat dengan daerah pengungsi. Sekitar 170 km dari kota ini. Kita akan bantu sampai di sana, karena nanti dari sana, pemerintah Bangladesh akan bekerja sama dengan organisasi-organisasi internasional yang bekerja di lapangan untuk mendistribusikan bantuan-bantuan dan mengurus para pengungsi sehari-hari," kata Rina sebagaimana rilis yang diterima KBR dari Biro Pers Istana, Jumat (15/9/2017).


Duta Besar RI untuk Bangladesh Rina Soemarno menyerahkan bantuan untuk pengungsi Rohingya kepada Bupati Chittagong di Bangladesh, Kamis (14/9/2017) malam waktu setempat. (Foto: Biro Pers Istana)

Baca juga:

Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh Rina Soemarno mengatakan kondisi pengungsi Rohingya di perbatasan sangat memprihatinkan. Banyak dari pengungsi yang tinggal di tenda-tenda tidak layak huni, karena kamp pengungsian kelebihan kapasitas. Para pengungsi juga terancam terserang berbagai penyakit.

"Daerahnya juga sangat becek, kena hujan. Para pengungsi sudah menumpuk. Selain tinggal di kamp yang dibangun dengan sederhana itu, para pengungsi juga ada di tenda-tenda bivak yang dibuat dari terpal dan plastik," kata Rina Soemarno.


Selain bantuan yang sudah tiba di Bangladesh, pemerintah Indonesia juga akan mengirimkan bantuan berikutnya. Dua pesawat Hercules lain rencananya akan diberangkatkan Jumat(15/9/2017) dari Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda, Aceh. 

"Secepatnya kita sesuaikan dengan flight clearance yang diberikan. Menurut info Ibu Dubes, rencananya pada Jumat dengan waktu yang sama. Kita akan laksanakan ini sampai tuntas sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh pemerintah dan rakyat Indonesia," kata Dansatgas Civic Mission TNI AU Marsma TNI Nanang Santoso. 

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.