Share This

Aksi Kiki Challenge, Bahayakah?

Aksi turun dari mobil lantas berjoget yang belakangan tenar dengan tagar #KikiChallange mengundang respon Kepolisian Indonesia dan Jaringan Aksi Keselamatan Jalan.

BERITA , INTERMEZZO

Selasa, 31 Jul 2018 14:08 WIB

Tangkapan layar aksi selebritas Nia Ramadhani dan Jessica Iskandar melakoni aksi #Kikichallenge. (Foto: Instagram)

KBR, Jakarta - "Kiki, do you love me? Are you riding? Say you'll never ever leave from beside me. Cause I want ya, and I need ya. And I'm down for you always."

Begitu petikan lirik lagu Drake berjudul "In My Feelings". Sebagian dari Anda pasti tak asing dengan lagu yang belakangan sedang nge-hits lantaran tantangannya. Atau, dance challenge yang viral dengan tagar #kikichallenge. 

Dengan iringan lagu tadi, orang yang memenuhi tantangan itu diminta berjoget seraya keluar keluar dari mobil yang ditumpangi. Sesaat setelah keluar, penerima tantangan ini masih harus menari sembari mengikuti mobil yang dijalankan dengan pelan dan, dengan posisi pintu mobil dibiarkan tetap terbuka.

Awal challenge ini sebenernya dilakukan komedian Shiggy dengan hashtag #DoTheShiggy. Lantas mewabah ke seluruh dunia hingga Indonesia. Beberapa selebritas melakukan tantangan ini, seperti Nia Ramadhani juga Merry Riana.

Anda juga ikutan #KikiChallenge ? Kalau pun iya, yang harus Anda tahu, sebenarnya aksi ini dapat membahayakan diri dan orang lain lho.

Sebab, sebagian orang membumbui video dengan aksi yang menantang dan bahkan mempertaruhkan keselamatan diri sendiri juga orang lain. Bagaimana tidak, penerima tantangan harus keluar mobil dulu dan berjoget di sepanjang jalan, belum lagi yang ada juga aksi #kikichallenge dengan naik di atas motor barulah berjoget. Atau, seperti yang dilakoni aktor Hollywood, Will Smith dengan naik ke atas jembatan hanya untuk berjoget #Kikichallange.

Saking viralnya #InMyFeelingsChallenge atau #KikiChallenge di dunia termasuk Indonesia, jadi membuat polisi was-was. Akhir pekan lalu, Polri mengeluarkan larangan agar warga tak melakukan aksi tersebut. Juru bicara Mabes Polri Setyo Wasisto bahkan mengancam akan menindak tegas jika menemukan ada masyarakat yang melakukan hal tersebut. 

"Kalau keluar dari mobil, lalu melakukan aksi joget dan merekam, bisa ganggu lalu lintas, bisa juga orang tersebut tersenggol kendaraan lain," ujar Setyo kepada dua Host KBR Pagi, Anan Prananca dan Don Brady, Selasa (31/7/2018).

"Artinya, bisa mengganggu atau mencelakai dia sendiri atau mencelakai orang lain. Kalau mau joged di kamar ya boleh. Jadi harus lihat tempatnya, jangan sampai terjadi kecelakaan," tambahnya lagi.

Dalam Undang-Undang Lalu lintas menurut Setyo, juga dijelaskan jika ada aksi yang bisa membahayakan dan mengakibatkan kecelakaan bagi orang lain maka bisa ditilang. 

“Termasuk juga mobil yang berjalan pelan (saat lalukan aksi #KikiChallenge) juga tak boleh, karena mengganggu kendaraan lain,” tambahnya.

Meski larangan dari kepolisian sudah ada, tapi kata dia hingga kini belum ada yang kena tilang. Imbauan kepolisian juga diwujudkan lewat cara unik. Yakni menggunakan video serupa Kiki Challange yang diperankan oleh anggota Brimob Polri. Video parodi #KikiChallange itu diunggah melalui akun Youtube  Div Humas Polri.

Senada, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), Edo Rusyanto mengatakan, prinsip berkendara membutuhkan konsentrasi. Sedangkan aksi tersebut bisa mengganggu fokus berkendara dan memicu kecelakaan.

Edo pun mengimbau masyarakat untuk tak berkendara dengan menyambi aktivitas lain. Meski ada yang membela diri dengan dalih, mobil yang digunakan itu dijalankan dengan pelan dan di pinggir jalan, namun tetap saja menurutnya hal itu berisiko. Sebab aksi itu dilakukan di jalanan atau tempat umum.

"Kalau aktivitas di area sirkuit atau area terbatas, tentu sudah terukur resiko dan antisipasinya. Kalau di jalan umum, aneka ragam pengguna jalan tumpah ruah. Jadi perlu diterapkan prinsip berkendara dengan rendah risiko dan antisipatif, yang artinya menempatkan keselamatan sebagai prioritas ketika berlalu lintas," tutur Edo.

Warganet yang berkomentar di akun Instagram @KBR.id pun punya uneg-uneg beragam. Berikut beberapa komentar warganet dari pelbagai kota di Indonesia. 

@taufikbraner (Depok)
Kiki Challenge sebenarnya buat mereka yg lagi iseng aja. Masalah dilarang nya, ya itu hak yang punya jalan, yaitu Polisi. Hehe. Polisi memang berhak melarang, melihat banyak yg melakukan challenge ini tidak pada tempatnya. Dan memakai kendaraan mobil pula, yang salah-salah bisa saja celaka. Tapi polisi nggak boleh melarang kalo Kiki challenge dilakukan dengan becak, kaya yg pernah di lakukan mba AURA KASIH hehe. #KBRPagi

@n_hayati__  (Cirebon)

#kikichallenge memang membahayakan soalnya semua yang dilakukan di jalanan umum yang tidak menutupi resiko yang terjadi untuk sendiri ataupun orang lain. Namun orang-orang banyak yang tidak menyadari itu karena yang dilihat cuma ke-viral-an dan keseruan aja tanpa melihat risiko yang akan terjadi #KBRPagi 

@mutiara.nurul3 (Yogyakarta)

Ini dia yang aku tunggu. Udah gatel banget pengen komen mengenai Kiki challenge ini. Aku setuju kalau ini dilarang. Lha gimana gak setuju, kemarin lihat di jalan ada bapak-bapak naik motor hampir nabrak anak-anak yang main challenge ini. Emang sih, dia mainnya di jalan kampung. Tapi namanya jalan kampung kan sempit. Iya kalau mainnya di lapangan yang lagi kosong enggak papa, asal nggak ganggu akses orang mau jalan. Menyebalkan banget beneran. #KBRpagi

@me_eksis  (Jakarta Barat)

Setuju sih kalo challenge ini diblokir karena memang gak berfaedah. Orang Indonesia cuma bisa ikut-ikutan biar viral. Cara melakukan tantangannya memang membahayakan keselamatan karena harus keluar dari kendaraan gitu. Sama sekali tidak layak untuk dicontoh. Lagipula apa untungnya coba mempopulerkan lagu dari luar, mending share aja tuh theme song Asian Games 2018 yang lebih enak didengar dibanding ikutan ini. #KBRPagi 

@ren_wiro_ (Bojonegoro) 

Kiki Challenge di jalan raya? Jelas setuju jika dilarang. Karena bisa mengalihkan konsentrasi pengendara lain. Kalau memang mau mengikuti, bisa lebih kreatif dan save bila dilakukan di pelataran rumah, maju mundur. Atau, sambil naik turun tangga. Anti-mainstream bukan? #KBRPagi 

@dirmawan_zein (Aceh)

Video #KikiChallenge memang sudah sebaiknya dilarang karena membahayakan diri sendiri dan orang lain juga. Salut sama polri yang bertindak cepat dan tegas melarangnya. Jika ingin mempertunjukan skill dancenya kan bisa cara lain dan di tempat yg aman juga selain tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain juga. #KBRPagi 

@muniy_ah (Pekuncen)

Kiki Challenge kalau menurut saya cuma dilakukan oleh orang-orang yang sedang frustasi. Membuka pintu mobil di jalanan umum lalu menari di jalan adalah hal yang sangat sangat berbahaya. #KBRPagi

@safrillah_ (Medan)

Tidak setuju, sekali-sekali para aparat ikut melakukan #KikiChallenge, negeri ini butuh 'hiburan' dari karut-marutnya situasi politik yang kian hari kian memanas. So, jadilah aparat yang merakyat, fleksibel, humoris, dan mengikut trend masa kini. #KBRPagi

@mo_rhayyan (Pati, Jawa Tengah)

Sebenarnya kalo para penggila Kiki Challenge bisa mengaplikasikan nya dengan cara yang normal, tidak terlalu menantang dan membahayakan, Saya pikir akan menjadi sebuah hiburan yang menarik. Tapi karena sudah terlalu jauh melenceng ke arah membahayakan saya sangat setuju kalo Kiki Challenge dilarang. #KBRPagi

@marjun2903 (Bekasi)
Pihak berwajib ya memang wajib mengamankan dan mencegah segala tindakan yang bisa membahayakan hidup orang. Apalagi kalau menyangkut kendaraan dan di jalan raya, suka atau tidak suka karena tidak ada kepentingan yg menyenangkan ya pihak polisi wajib melarang. Viral boleh, tapi ya kita lihat dulu sebab akibatnya. Kalo cuma jadi bahan tontonan dan banyak 'like' tapi membahayakan ya lebih baik sih jangan... Jadi lah penonton yg Budiman saja #KBRPagi  





Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.