Tak Dukung Jokowi Jangan Pakai Jalan Tol, Ini Kata Ombudsman

"Dia bisa tutup pintu untuk orang masuk ke jalan tol, tapi kan tidak patut."

BERITA | NASIONAL

Selasa, 05 Feb 2019 08:11 WIB

Author

Resky Novianto

Tak Dukung Jokowi Jangan Pakai Jalan Tol, Ini Kata Ombudsman

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.(Foto: Situs Pemkot)

KBR, Jakarta- Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menyayangkan pernyataan  Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi agar masyarakat untuk tidak menggunakan jalan tol, jika tidak mendukung pasangan petahana di pemilihan presiden 2019. Anggota Ombudsman RI, Alamsyah Saragih  menganggap pernyataan itu  sebagai sesuatu yang sesat, bil  dikaitkan dengan proses kampanye.

Kata dia, jalan tol merupakan sarana publik dan semua masyarakat yang tanpa terkecuali dapat melewatinya. 

"Tidak patut seorang kepala daerah seperti itu, kecuali hanya bercanda kan kadang-kadang suka begitu. Tapi kalau itu dianggap sebagai bagian dari proses kampanye, menurut saya sesat. Karena itu kan sarana publik, dan siapapun bisa menggunakan itu. Ombudsman hanya buang-buang energi untuk mengingatkan, karena saya yakin dia sudah berpikir efeknya saat ini seperti apa. Biar kapok sendiri. Kecuali memang berdampak langsung pada masyarakat, baru kita turun. Kalau ini kan hanya perilakunya," kata Alamsyah di Kantor Ombudsman Republik Indonesia, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/2/2019).
 
"Dia yakin sekarang sudah mulai berpikir efeknya seperti ini di-bully di media," sambungnya.

Ombudsman, kata Alamsyah, menilai perilaku itu sebagai bentuk ketidakpatutan, dan tidak berimbas pada kerugian secara langsung bagi masyarakat. 

"Memang mereka (Wali Kota) bisa apa, dia bisa tutup pintu untuk orang masuk ke jalan tol, tapi kan tidak patut. Persoalannya ketidakpatutannya itu belum sampai merugikan secara fisik, maka Ombudsman merasa tidak perlu mengingatkan, buang-buang energi gitu untuk merekomendasi," ujar Alamsyah.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Semarang yang juga Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan masyarakat yang tidak mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin tidak boleh menggunakan jalan tol yang dibangun di era Jokowi. Dia menyampaikan itu dalam acara kampanye Jokowi, di Salah satu pusat perbelanjaan di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (2/2/2019) lalu.

Setelah mengucapkan itu, Hendrar menuai kecaman. Dia berdalih menyampaikan itu kepada pendukungnya agar bersemangat karena mereka tidak salah pilih. Dia mengklaim pernyataannya tidak melarang pendukung paslon lain untuk menggunakan jalan tol. 
 

Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Foto Ikatan Besar Mahasiswa UI Tidak Akui Jokowi - Ma'ruf Hoaks

Jokowi Didesak Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM di Periode Kedua

Kanker Payudara dan Tubuh Perempuan

Kabar Baru Jam 15