KBR68H
Penulis: Doddy Rosadi
Editor:

KBR68H – Di era 90-an, Paul Gascoigne adalah pemain bintang di tim nasional Inggris. Dia adalah pemain yang berperan besar mengantarkan timnas Inggris lolos ke babak semifinal Piala Dunia 1990. Dia disebut-sebut sebagai pemain jenius. Golnya ke gawang Skotlandia di Piala Eropa 1996 merupakan bukti kejeniusan pemain yang dipanggil Gazza ini di lapangan hijau.
Dia mengecoh pemain belakang Skotlandia dengan cara melambungkan bola melalui kepala pemain tersebut sebelum melepaskan tendangan keras ke gawang yang tidak bisa dihadang kiper Skotlandia.
Kini, era kejayaan Gascoigne sudah pudar. Sejak pensiun dari lapangan hijau pada 2005, Gazza dibekap masalah alkohol dan kesehatan mental. Meski sudah beberapa kali menjalani perawatan, Gazza belum bisa melepaskan ketergantungan dari alkohol. Hal itu diakui agen Gascoigne, Terry Baker.
“Hidupnya selalu berada dalam bahaya karena ketergantungan kepada alkohol. Gazza perlu pertolongan segera. Mungkin, tidak ada satu pun yang bisa menolong dia saat ini,”kata Baker.
Gazza, 45 tahun, membela timnas Inggris pada 57 pertandingan dan menyumbangkan 10 gol. Dia sempat memperkuat Newcastle United, Tottenham Hotspurs, Lazio, Glasgow Rangers dan Middlesbrough. Akhir tahun lalu, Lazio sempat memberikan penghormatan kepada Gascoigne dalam sebuah pertandingan di Seri A liga Italia.
Sebelum pertandingan dimulai, panitia memperkenalkan Paul Gascoigne kepada fans Lazio. Acara ini dilakukan sebagai ucapan terima kasih kepada Gazza yang sempat membela klub Biru Langit itu di era 90-an. (AP)