indeks
Capim KPK Surya Tjandra: Pimpinan KPK Terpilih Tak Boleh Bicara ke Media

Surya mengatakan untuk itu juru bicara KPK akan ditambah empat orang lagi guna berkomunikasi dengan media. Ini supaya pemimpin KPK fokus dalam pekerjaannya tanpa memikirkan publikasi.

Penulis: Khusnul Khotimah

Editor:

Google News
Capim KPK Surya Tjandra: Pimpinan KPK Terpilih Tak Boleh Bicara ke Media
Suasana seleksi salah satu calon pimpinan KPK, di Sekretariat Negara. (Foto: sumber situs www.setkab.go.id)

KBR, Jakarta - Surya Tjandra bakal mengusulkan kepada komisioner KPK lainnya untuk tidak berbicara kepada media massa, jika terpilih menjadi pemimpin KPK.

Surya mengatakan untuk itu juru bicara KPK akan ditambah empat orang lagi guna berkomunikasi dengan media. Ini supaya pemimpin KPK fokus dalam pekerjaannya tanpa memikirkan publikasi.


"Komisioner politik harus sadar politik, tapi jangan jadi politisi. Paling tidak dalam empat tahun itu harus bersumpah tidak main politik praktis bagi dia pribadi. Tapi betul-betul menjaga dan merawat lembaga yang penting itu. Jadi harus bersih dari egonya," kata Surya Tjandra kepada panitia seleksi pemimpin KPK di Gedung Kementerian Sekretariat Negara.


Selain tentang terobosan yang akan dilakukan untuk KPK, Panitia Seleksi juga menanyakan apakah Surya pernah menerima transfer dana dari Universitas Leiden, Belanda.


Surya pernah menempuh pendidikan doktoral di Universitas Leiden Belanda. Surya mengakui, ia memang pernah menerima transfer dana dari Leiden guna penelitian tentang Ombudsman dan penelitian tentang akses masyarakat terhadap keadilan.


Terkait Surya yang kini menjabat sebagai Direktur di LSM buruh Trade Union Rights Center, Pansel KPK juga menanyakan dari mana biaya LSM tersebut. Surya mengatakan Trade union Right Center dibiayai dari serikat buruh Jerman dan serikat buruh Belanda. Namun ia mengklaim pembiayaan tersebut tanpa kepentingan yang bisa mengancam negara.


Editor: Agus Luqman

 

Pansel KPK
tes seleksi capim KPK
korupsi
KPK

Berita Terkait


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Loading...