Bom Solo, Kapolri: Nur Rohman Buronan dari Bekasi

Kita masih akan lakukan tes DNA, dua hari lagi hasilnya. N ini melarikan diri saat kelompoknya kita tangkap di Bekasi jelang tahun baru lalu.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 05 Jul 2016 16:52 WIB

Author

Yudha Satriawan

Bom Solo, Kapolri: Nur Rohman Buronan dari Bekasi

KTP diduga pelaku bom di Mapolresta Solo. (Sumber: Sosmed)

KBR, Solo- Kepolisian menyatakan pelaku pengeboman di Mapolresta Solo bernama Nur Rohman.    Kapolri   Badrodin Haiti, mengatakan pelaku  warga Solo, yang lama menghilang membawa tiga bom dan menjadi buronan densus anti teror.

Badrodin menyatakan pelaku memiliki hubungan dengan Arif Hidyatullah alias Abu Musaf  jaringan ISIS yang saat tahun baru lalu ditangkap densus anti teror di Bekasi. Kata dia kelompok ini  menargetkan polisi, markas polisi, pejabat negara, sebagai sasaran aksi teror.

“Secara kasat mata dan kita cross check ke anggota jaringan teroris yang tertangkap, pelaku bernama Nurrohman alias N, warga Solo. Kita masih akan lakukan tes DNA, dua hari lagi hasilnya. N ini melarikan diri saat kelompoknya kita tangkap di Bekasi jelang tahun baru lalu.” Ujar Kapolri Badrodin Haiti di Solo, Jawa Tengah, Selasa (05/07). 

Badrodin melanjutkan, "Kita tangkap 3 orang, ada Ali dari Uighur, Andika, dan Abu Musaf. N ini masuk kelompok Bahrun Naim, jaringan ISIS. N ini pernah belajar merakit bom. Dulu aksi ini memang perintah dari Bahrunnaim, tetapi sekarang perintah pimpinan jaringan ISIS dunia untuk melakukan aksi teror di bulan Ramadan."

Bahrum Naim yang disebut kapolri ditengarai  otak dari serangan teror di Sarinah, Jakarta. Hingga kini kepolisian masih memburunya.

Pagi pukul 07.35 WIB terjadi ledakan bom bunuh diri di halaman Mapolresta Solo, Jawa Tengah. Informasi yang diperoleh KBR menyebutkan pelaku mencoba memasuki Mapolresta Surakarta dengan menggunakan sepeda motor. Ia sempat dihentikan oleh Provos, namun pengendara menyerobot masuk melalui penjagaan.

Tepat di depan bagian Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), terdengar suara ledakan keras dari arah pelaku.

Baca juga:


Editor: Rony Sitanggang  
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Upaya Muslimah Bercadar Kikis Stigma (Bag 1)

Kabar Baru Jam 8

Menyoal Jaminan Kebebasan Warga, Apapun Agamanya

Kabar Baru Jam 10