Share This

INTERMEZO: Terlilit Utang, Mal Senilai Rp2,5 Triliun Dijual Seharga Ponsel Murah

Mal Galleria-Pittsburgh Mills merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di negara bagian Pennsylvania, AS. Mal ini pernah ditaksir senilai 190 juta dolar AS (sekitar Rp2,5 triliun).

BERITA , INTERMEZZO

Kamis, 19 Jan 2017 14:30 WIB

Mal Pittsburgh Mills, di negara bagian Pennsylvania, Amerika Serikat. (Foto: Wikimedia/Creative Commons)

KBR - Gara-gara terlilit utang, pemilik mal di Amerika Serikat menjual propertinya dengan harga sangat murah, bahkan lebih murah dari harga sebuah ponsel.

Mal Galleria-Pittsburgh Mills merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di negara bagian Pennsylvania, Amerika Serikat. Mal ini pernah ditaksir senilai 190 juta dolar AS (sekitar Rp2,5 triliun).

Pemilik mal itu terpaksa melepas mal seluas sekitar 100 ribu meter persegi dengan harga 100 dolar AS (sekitar Rp1,3 juta), lewat proses lelang. Mal itu dilepas murah karena pemiliknya gagal membayar utang beserta bunganya sebesar 143 juta dolar AS (sekitar Rp1,9 triliun).

Pemilik mall itu berutang pada Wells Fargo Bank yang bertindak sebagai lembaga penjamin sejak 2006. Setelah gagal bayar, Wells Fargo pun mengambil alih mal tersebut, pada tahun lalu. Rabu kemarin, Wells Fargo menjadi pemilik sepenuhnya properti mal itu setelah membeli dengan harga Rp1,3 juta.

Belakangan mall itu ditaksir hanya senilai 11 juta dolar atau sekitar Rp147 miliar, karena sepi peminat. Penyewa mal itu hanya 55 persen dari kapasitas yang dimiliki.

Mal Galleria di Pittsburgh Mills dibuka sejak 2005. Bank ini dikelola oleh perusahaan Zamias Services bersama firma Mills Corp, yang kemudian bankrut.

Berdasarkan ketentuan Wells Fargo diizinkan membeli properti yang dijaminnya, jika tidak bisa membayar pinjaman. (AP/WSJ) 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.