Pindah Ring

Wirahadi tak sudi lagi menggunakan senjata dan bahan peledak. Wirahadi mengubah haluan, melenyapkan dendam, pindah ring untuk hidup yang lebih baik.

Kamis, 06 Agus 2015 12:00 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Usianya baru 19 tahun ketika Wirahadi terlibat dalam aksi teror bom. Kerusuhan SARA di kotanya Poso, Sulawesi Tengah membuat Wirahadi terjerat belenggu kekerasan.  Hingga kemudian pasukan anti teror  menangkapnya dan menjebloskannya ke penjara dengan vonis   19 tahun penjara. Beberapa kali dia berhasil kabur dari penjara, hingga kemudian dia memutuskan balik arah. Kini Wirahadi tak sudi lagi menggunakan senjata dan bahan peledak.  Wirahadi mengubah haluan, melenyapkan dendam, pindah ring untuk hidup yang lebih baik. 

Dokumenter ini adalah bagian dari serial Hikayat Jihadi, produksi bersama KBR dengan TV Tempo, didukung oleh PPMN. Simak sajian lengkapnya di Hikayat Jihadi  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.