Badannya kerempeng. Tak ada kesan sangar di wajahnya. Hanya tato yang memenuhi lengan tangannya yang memberi kesan sangar. Sejak remaja Berty Loupaty sudah mendirikan geng Coker yang sempat merajai jalanan di Ambon, Maluku. Sekolah Menengah Pertama (SMP) tak diselesaikannya lantaran kehidupan jalanan lebih menarik dari bangku sekolah. Saat konflik Ambon terjadi pada 90an, bersama teman-teman di Geng Coker ikut terlibat. Akibatnya Berty diadili dan dituntut hukuman mati.

Dokumenter ini adalah bagian dari serial Hikayat Jihadi, produksi bersama KBR dengan TV Tempo, didukung oleh PPMN. Simak sajian lengkapnya diĀ Hikayat Jihadi

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!