Panglima Coker (Eps.1)

Saat konflik Ambon terjadi pada 90an, bersama teman-teman di Geng Coker ikut terlibat. Akibatnya Berty diadili dan dituntut hukuman mati.

Jumat, 07 Agus 2015 11:00 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Badannya kerempeng. Tak ada kesan sangar di wajahnya. Hanya tato yang memenuhi lengan tangannya yang memberi kesan sangar. Sejak remaja Berty Loupaty sudah mendirikan geng Coker yang sempat merajai jalanan di Ambon, Maluku. Sekolah Menengah Pertama (SMP) tak diselesaikannya lantaran kehidupan jalanan lebih menarik dari bangku sekolah. Saat konflik Ambon terjadi pada 90an, bersama teman-teman di Geng Coker ikut terlibat. Akibatnya Berty diadili dan dituntut hukuman mati.

Dokumenter ini adalah bagian dari serial Hikayat Jihadi, produksi bersama KBR dengan TV Tempo, didukung oleh PPMN. Simak sajian lengkapnya diĀ Hikayat Jihadi

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.