Pengamat: Jika Riza Chalid Mangkir, Bisa Lakukan Penjemputan Paksa

Jumat, 11 Des 2015 13:00 WIB

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Pengusaha Riza Chalid kabur ke luar negeri. Padahal pihak kejaksaan mencarinya untuk diminta keterangan terkait dugaan rekaman suara pertemuannya dengan Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan ketua DPR Setya Novanto.

Menurut Pengamat politik, Agustinus Pohan, meskipun Riza Chalid sedang berada di luar negeri, pemanggilan tetap harus dilakukan, kalau tidak, akan ada ancaman pidana.

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.