Pengamat: Jika Riza Chalid Mangkir, Bisa Lakukan Penjemputan Paksa

Jumat, 11 Des 2015 13:00 WIB

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Pengusaha Riza Chalid kabur ke luar negeri. Padahal pihak kejaksaan mencarinya untuk diminta keterangan terkait dugaan rekaman suara pertemuannya dengan Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan ketua DPR Setya Novanto.

Menurut Pengamat politik, Agustinus Pohan, meskipun Riza Chalid sedang berada di luar negeri, pemanggilan tetap harus dilakukan, kalau tidak, akan ada ancaman pidana.

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI
  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2

Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Gugat Pemprov DKI soal Keterbukaan Informasi Reklamasi

  • Pengamat: Ada Barter Antara Perppu dengan Tambahan Fasilitas DPR
  • Polisi Temukan Selebaran ISIS Bernada Ancaman
  • LN: 2 Negara Capai Kesepakatan Baru soal Sengketa Laut Cina Selatan

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR