Pengamat: Jika Riza Chalid Mangkir, Bisa Lakukan Penjemputan Paksa

Jumat, 11 Des 2015 13:00 WIB

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Pengusaha Riza Chalid kabur ke luar negeri. Padahal pihak kejaksaan mencarinya untuk diminta keterangan terkait dugaan rekaman suara pertemuannya dengan Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan ketua DPR Setya Novanto.

Menurut Pengamat politik, Agustinus Pohan, meskipun Riza Chalid sedang berada di luar negeri, pemanggilan tetap harus dilakukan, kalau tidak, akan ada ancaman pidana.

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Jokowi: Bantuan untuk Kabupaten Asmat Terkendala Akses Transportasi

  • Pemikul Sabu 30 Kilogram Divonis 20 Tahun
  • Hari Kelima, Kabut Asap Tebal Landa Hong Kong
  • Federer Lolos ke Perempat Final Australia Terbuka

Presiden Joko Widodo menyerukan agar PR anak-anak sekolah tak hanya urusan menggarap soal. Tapi melakukan hal-hal yang terkait kegiatan sosial dan lingkungan.