Pengamat: Jika Riza Chalid Mangkir, Bisa Lakukan Penjemputan Paksa

Jumat, 11 Des 2015 13:00 WIB

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Pengusaha Riza Chalid kabur ke luar negeri. Padahal pihak kejaksaan mencarinya untuk diminta keterangan terkait dugaan rekaman suara pertemuannya dengan Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dan ketua DPR Setya Novanto.

Menurut Pengamat politik, Agustinus Pohan, meskipun Riza Chalid sedang berada di luar negeri, pemanggilan tetap harus dilakukan, kalau tidak, akan ada ancaman pidana.

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Polisi Selidiki Penadah dan Penyuplai Hasil Pendulang Emas Ilegal di Freeport

  • Bappeda DKI: Anggaran Kunker DPRD Naik Karena Djarot
  • Presiden Minta Malaysia Impor Beras Dari Indonesia
  • Kejati Tahan 2 Tersangka Mark Up Alat Tangkap untuk Nelayan di Mandailing Natal

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"