Pengamat: Jelang 4 November Sudah Terjadi Perang Bintang di Tingkat Elit

Yang satu berkepentingan ingin ini menjadi kecil, yang satu ingin menjadi besar.

Rabu, 02 Nov 2016 15:15 WIB

Muhammad Qodari. (Antara)

Muhammad Qodari. (Antara)

Pengamat politik dari IndoBarometer Muhammad Qodari mengkritik pernyataan dan klarifikasi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait isu-isu menjelang aksi besar 4 November mendatang. Aksi yang digalang ormas Islam seperti FPI tersebut untuk menuntut penangkapan dan pemeriksaan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, terkait dugaan penistaan agama.

Dalam konferensi pers di Cikeas Bogor, SBY mendorong pemerintah agar memperhatikan akar masalah munculnya aksi 4 November, yaitu pemeriksaan Ahok. Jika tidak diperiksa, aksi bakal terus terjadi.

Muhammad Qodari menilai pernyataan SBY justru menaikkan suhu politik menjelang aksi 4 November dan Pilkada 2017. Apalagi SBY dianggap punya kepentingan, karena anak SBY ikut dalam pertarungan pilkada DKI.

"Pada hari ini, menjelang 4 November sudah terjadi pertempuran di tingkat elit. Sudah terjadi perang bintang, terjadi dorong-mendorong diantara elit dengan pernyataan masing-masing. Ini pertempuran politik. Yang satu berkepentingan ingin ini menjadi kecil, yang satu ingin menjadi besar," kata Muhammad Qodari. Simak quote selengkapnya yang kami jadikan quote of the day. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Polisi Selidiki Penadah dan Penyuplai Hasil Pendulang Emas Ilegal di Freeport

  • Bappeda DKI: Anggaran Kunker DPRD Naik Karena Djarot
  • Presiden Minta Malaysia Impor Beras Dari Indonesia
  • Kejati Tahan 2 Tersangka Mark Up Alat Tangkap untuk Nelayan di Mandailing Natal

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"