Kapolri: Ada Kelompok Garis Keras di Aksi 4 November

Tito meminta agar kelompok garis keras tersebut tidak merusak niat baik aksi.

Jumat, 04 Nov 2016 18:15 WIB

Aparat kepolisian dudk berjaga sambil membaca asmaul husna. (KBR/Randyka)

Aparat kepolisian dudk berjaga sambil membaca asmaul husna. (KBR/Randyka)

Kepolisian Republik Indonesia mewaspadai adanya kelompok Islam garis keras yang pernah melakukan teror dalam demonstrasi 4 November, hari ini. Kapolri Tito Karnavian mengatakan informasi itu didapatkan dari informasi intelijen.Tito meminta agar kelompok garis keras tersebut tidak merusak niat baik aksi tersebut.

"Kita perlu waspada ada beberapa komponen yang juga perlu kami antisipasi ada komponen garis keras termasuk jaringan dulu pernah melakulan teror juga ada" kata Tito Karnavian di depan Istana Negara. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Pemerintah Upayakan Pemulangan Dua Sandera Abu Sayyaf dari Filipina

  • Sopir Angkot Desak Anies Buka Jalan Jati Baru Tanah Abang
  • Macet, LA Berencana Duplikasi Papan Hollywood
  • Persebaya Tak Lagi Kejar Andik Vermansyah

Presiden Joko Widodo menyerukan agar PR anak-anak sekolah tak hanya urusan menggarap soal. Tapi melakukan hal-hal yang terkait kegiatan sosial dan lingkungan.