Hari Dokter Nasional, Ribuan Dokter Demo

Dokter layanan primer identik dengan dokter umum sehingga tidak perlu DLP.

Senin, 24 Okt 2016 14:35 WIB

Unjuk rasa dokter di Medan Sumatera Utara. (Antara)

Unjuk rasa dokter di Medan Sumatera Utara. (Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Hari Dokter Nasional yang jatuh pada hari ini, 24 Oktober, diwarnai dengan aksi demo para dokter. Sekitar dua ribu dokter berunjuk rasa menolak program pendidikan Dokter Layanan Primer (DLP). Program studi DLP adalah pendidikan kedokteran lanjutan yang setara dengan jenjang spesialis. Tujuannya agar dokter layanan primer dapat mengedukasi dan mengadvokasi masyarakat melalui sosialisasi kepada keluarga, sehingga dapat melakukan pencegahan penyakit.

Juru bicara massa aksi, Sapta Adi menilai dokter layanan primer identik dengan dokter umum sehingga tidak perlu DLP.

"Penolakan kami terhadap program Dokter Layanan Primer bukan kita menolak dokter layanan primernya, tetapi dokter layanan primer itu sudah identik dengan dokter umum yang tersebar di seluruh Indonesia." Simak quote selengkapnya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.