Jokowi: WTP Bukan Jaminan Tak Akan Ada Korupsi

Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah agar tidak hanya fokus mengejar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan negara.

Selasa, 20 Sep 2016 14:30 WIB

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. (Antara)

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. (Antara)

Hari ini, Kementerian Keuangan memberikan penghargaan kepada 22 kementerian, lembaga dan 15 pemerintah daerah yang mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima tahun berturut-turut.

Kementerian dan lembaga tersebut antara lain DPR, DPD, MK, Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Kementerian Koordinator Ekonomi, Kementerian Keuangan serta Kementerian Perindustrian.

Namun, Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah agar tidak hanya fokus mengejar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan negara.

"Opini WTP bukan merupakan jaminan bahwa tidak akan ada praktik penyalahgunaan keuangan, tidak akan ada praktik korupsi, nggak," kata Jokowi. Simak quote selengkapnya. 

Baca juga:

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Polisi Selidiki Penadah dan Penyuplai Hasil Pendulang Emas Ilegal di Freeport

  • Bappeda DKI: Anggaran Kunker DPRD Naik Karena Djarot
  • Presiden Minta Malaysia Impor Beras Dari Indonesia
  • Kejati Tahan 2 Tersangka Mark Up Alat Tangkap untuk Nelayan di Mandailing Natal

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"