Suciwati, Istri Alm Munir : Mereka Pengecut!

Walau pihak -pihak tertentu sudah melupakan kasus ini, tapi, masih banyak juga yang melawan lupa. Terutama istri almarhum unir, Suciwati.

Senin, 07 Sep 2015 12:00 WIB

Foto: Antara

Foto: Antara

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Tepat 11 tahun lalu, 7 September 2004, Indonesia berduka dengan terbunuhnya seorang aktivis pejuang hak asasi manusia, Munir Said Thalib. Munir dibunuh secara keji dengan racun arsenik, pada saat dalam penerbangan dari Jakarta menuju Belanda untuk menuntut ilmu di Universitas Utrecht. Kasus ini, sampai sekarang belum jelas, siapa dalangnya..?

Walau pihak -pihak tertentu sudah melupakan kasus ini, tapi, masih banyak juga yang melawan lupa. Terutama istri almarhum unir, Suciwati. Baginya, si pembunuh Munir pengecut . Dan ia juga mempertanyakan, mengapa era pemerintah Jokowi tak berani menggeret pelakunya ke ranah hukum.

Hari ini, 11 tahun sudah kepergian Munir, apa kata Suciwati? 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.