Foto: Antara

Foto: Antara

Tepat 11 tahun lalu, 7 September 2004, Indonesia berduka dengan terbunuhnya seorang aktivis pejuang hak asasi manusia, Munir Said Thalib. Munir dibunuh secara keji dengan racun arsenik, pada saat dalam penerbangan dari Jakarta menuju Belanda untuk menuntut ilmu di Universitas Utrecht. Kasus ini, sampai sekarang belum jelas, siapa dalangnya..?

Walau pihak -pihak tertentu sudah melupakan kasus ini, tapi, masih banyak juga yang melawan lupa. Terutama istri almarhum unir, Suciwati. Baginya, si pembunuh Munir pengecut . Dan ia juga mempertanyakan, mengapa era pemerintah Jokowi tak berani menggeret pelakunya ke ranah hukum.

Hari ini, 11 tahun sudah kepergian Munir, apa kata Suciwati? 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!