Sri Margana, Budayawan, Sejarawan UGM: Budaya Itu Tak Perlu Formalisme

Badan Legislasi DPR akan memasukan kretek dalam RUU Kebudayaan, karena kretek adalah warisan budaya.

Kamis, 24 Sep 2015 12:00 WIB

Foto: Antara

Foto: Antara

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Badan Legislasi DPR akan memasukan kretek dalam RUU Kebudayaan, karena kretek adalah warisan budaya meramu tembakau dengan cengkeh yang hanya ada di Indonesia untuk itu harus dilindungi. Namun , Budayawan, Sejarawan UGM Sri Margana tak setuju kretek dimasukkan ke dalam RUU Kebudayaan. Apa alasannya ? 

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Perkembangan teknologi yang begitu cepat menjadi tantangan bersama bagi gerakan koperasi di era milenium.