APDESI: Kepala Desa Tak Sadar Kalau Dimanfaatkan

Pilkada serentak yang akan dihelat Desember mendatang dikhawatirkan terjadi kecurangan. Salah satunya adalah pemanfaatan dana desa. Benarkah?

Rabu, 09 Sep 2015 12:00 WIB

Ilustrasi. (Antara)

Ilustrasi. (Antara)

Pilkada serentak yang akan dihelat Desember mendatang dikhawatirkan terjadi kecurangan. Salah satunya adalah pemanfaatan dana desa. Apalagi banyak pejabat yang berstatus incumbent mencalonkan diri kembali sehingga punya kekuasaan untuk mengatur dana desa. Benarkah hal ini akan atau benar terjadi? Apa kata Ipin Arifin dari Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia atau APDESI terkait hal ini? Berikut penuturannya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Garam Langka, Harga Ikan Asin di Banyuwangi Naik

  • Kelahiran Harimau Benggala di Banjarnegara Dianggap Mengejutkan
  • Banjir Hanyutkan Pagoda di Myanmar
  • Antonio Cassano Umumkan Pensiun untuk Kedua Kali dalam Sepekan

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.