APDESI: Kepala Desa Tak Sadar Kalau Dimanfaatkan

Pilkada serentak yang akan dihelat Desember mendatang dikhawatirkan terjadi kecurangan. Salah satunya adalah pemanfaatan dana desa. Benarkah?

Rabu, 09 Sep 2015 12:00 WIB

Ilustrasi. (Antara)

Ilustrasi. (Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Pilkada serentak yang akan dihelat Desember mendatang dikhawatirkan terjadi kecurangan. Salah satunya adalah pemanfaatan dana desa. Apalagi banyak pejabat yang berstatus incumbent mencalonkan diri kembali sehingga punya kekuasaan untuk mengatur dana desa. Benarkah hal ini akan atau benar terjadi? Apa kata Ipin Arifin dari Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia atau APDESI terkait hal ini? Berikut penuturannya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.