Toto Sulistiyanto: Izin Amdal Sering Diperjualbelikan

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengajukan rencana penghapusan AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan).

Kamis, 09 Jul 2015 13:00 WIB

Ilustrasi: situs KLH

Ilustrasi: situs KLH

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengajukan rencana penghapusan AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan). Menanggapi hal ini pendiri Green Building Council Indonesia Toto Sulistiyanto melihatnya dari sisi positif dan negatif. Berikut penuturannya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kepala KSP Moeldoko Tepis Anggapan Miring

  • Izin Impor Beras Dialihkan, PT PPI Tak Keberatan
  • BNPB Siapkan Anggaran Rp 166 Miliar untuk Perbaiki Rumah Korban Banjir Bima
  • PS TNI Gagal Menang Melawan 10 Pemain Persebaya

Memberdayakan masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya seperti apa yang dilakukan anak-anak muda asal Yogyakarta ini melalu platform digital yang mereka namai IWAK.