Toto Sulistiyanto: Izin Amdal Sering Diperjualbelikan

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengajukan rencana penghapusan AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan).

Kamis, 09 Jul 2015 13:00 WIB

Ilustrasi: situs KLH

Ilustrasi: situs KLH

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengajukan rencana penghapusan AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan). Menanggapi hal ini pendiri Green Building Council Indonesia Toto Sulistiyanto melihatnya dari sisi positif dan negatif. Berikut penuturannya. 

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".