Remotivi: Tayangan Buruk Lemahkan Kewibawaan KPI

Maraknya tayangan televisi yang dianggap tidak baik dan tidak bermutu banyak menuai kritik dan menuai pro kontra.

Rabu, 03 Jun 2015 12:44 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Maraknya tayangan televisi yang dianggap tidak baik dan tidak bermutu banyak menuai kritik dan menuai pro kontra. Koordinator divisi penelitian Remotivi Muhamad Heychael meminta KPI agar membuat mekanisme sanksi yang perlu diketahui publik secara luas. Karena tayangan yang tidak baik menurutnya akan melemahkan kewibawaan KPI. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Pansus KPK Minta Bertemu untuk Rapat Konsultasi, Ini Tanggapan Jokowi

  • Kasus Palu Arit, Aktivis Tumpang Pitu Didakwa Langgar UU
  • Kloop: Masih Terus Kebobolan, Liverpool Akan Susah
  • Inggris Tangkap Tersangka Ketiga Pengebom di London