Remotivi: Tayangan Buruk Lemahkan Kewibawaan KPI

Maraknya tayangan televisi yang dianggap tidak baik dan tidak bermutu banyak menuai kritik dan menuai pro kontra.

Rabu, 03 Jun 2015 12:44 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Maraknya tayangan televisi yang dianggap tidak baik dan tidak bermutu banyak menuai kritik dan menuai pro kontra. Koordinator divisi penelitian Remotivi Muhamad Heychael meminta KPI agar membuat mekanisme sanksi yang perlu diketahui publik secara luas. Karena tayangan yang tidak baik menurutnya akan melemahkan kewibawaan KPI. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Jepang Jadi Pendana Kereta Semi-Cepat Jakarta-Surabaya

  • KLHS Pegunungan Kendeng Rampung Disusun
  • KKP Klaim 3 Tahun Belakangan Stok Ikan Meningkat
  • KPU: Belum Ada Bakal Pasangan Calon Pilkada Kota Bandung yang Lengkapi Persyaratan

Satu keluarga bisa jadi kesulitan makan, yang lain punya kelebihan makanan.