Remotivi: Tayangan Buruk Lemahkan Kewibawaan KPI

Maraknya tayangan televisi yang dianggap tidak baik dan tidak bermutu banyak menuai kritik dan menuai pro kontra.

Rabu, 03 Jun 2015 12:44 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Maraknya tayangan televisi yang dianggap tidak baik dan tidak bermutu banyak menuai kritik dan menuai pro kontra. Koordinator divisi penelitian Remotivi Muhamad Heychael meminta KPI agar membuat mekanisme sanksi yang perlu diketahui publik secara luas. Karena tayangan yang tidak baik menurutnya akan melemahkan kewibawaan KPI. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Tanggal 23 Juli nanti kita akan merayakan Hari Anak Nasional. Peringatan ini diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa masih banyak persoalan yang dihadapi anak Indonesia.