Punya Teman Dekat yang Beda Agama?

Ujaran kebencian, seruan tolak orang beda agama masih terus viral di media sosial. Tapi, tidak semua orang terpengaruh, hidup rukun dan asik-asik saja berteman baik meski beda agama.

Senin, 29 Mei 2017 14:22 WIB

Anda punya teman baik atau teman dekat yang beda agama?

Sebelum ramai soal isu SARA belakangan ini, namanya berteman ya berteman aja. Atau, ada di antara Anda yang jadi ikutan “parno” jika berkenalan dengan orang baru hanya karena beda agama?

Ada yang pertemanan jadi renggang hanya karena beda agama, padahal mungkin Anda hanya selisih pendapat soal kerjaan atau pilihan politik?

Ujaran kebencian, seruan tolak orang beda agama masih terus viral di media sosial. Tapi, tidak semua orang terpengaruh, hidup rukun dan asik-asik saja berteman baik meski beda agama.

Nah, penulis dan blogger Henry Manampiring pada 25 Mei lalu bikin survey lewat Twitter dengan pertanyaan “Apakah kamu punya teman dekat yang berbeda agama?” Seperti apa hasilnya? Mengapa ia mau melakukan survey ini? Ada intimidasikah?

Mari simak obrolan Henry Manampiring bersama Hilbram Dunar dan Adit Insomnia di KBR Pagi (29/5/2017) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau