Ruyati Darwin: Kalau Tidak Ada Yang Bergerak, Kasus Mei 1998 Akan Hilang

Ruyati Darwin ibunda almarhum Eten Karyana, Mahasiswa Universitas Indonesia yang tewas pada tragedi 1998 sampai saat ini tak pernah lelah berjuang untuk menuntut keadilan.

Senin, 11 Mei 2015 12:06 WIB

Ruyati Darwin ibunda almarhum Eten Karyana, Mahasiswa Universitas Indonesia yang tewas pada tragedi

Ruyati Darwin ibunda almarhum Eten Karyana, Mahasiswa Universitas Indonesia yang tewas pada tragedi Mei 1998. (Foto: Danny Setiawan)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Tragedi kerusuhan Mei 1998 sudah 17 tahun berlalu, namun sampai saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah siapa dalam dibalik tragedi menyeramkan itu. Ruyati Darwin ibunda almarhum Eten Karyana, Mahasiswa Universitas Indonesia yang tewas pada tragedi 1998 sampai saat ini tak pernah lelah berjuang untuk menuntut keadilan. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.