Pulkam

Reporter KBR di berbagai daerah melaporkan mulai terjadi peningkatan arus penumpang dan kendaraan jelang hari raya Idul Fitri pekan depan.

Jumat, 01 Jul 2016 10:20 WIB

Mudik. (Antara)

Mudik. (Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Reporter KBR di berbagai daerah melaporkan mulai terjadi peningkatan arus penumpang dan kendaraan jelang hari raya Idul Fitri pekan depan. Di jalan bebas hambatan Palimanan Cirebon, Jawa Barat kenaikan mencapai 80 persen dari hari biasanya. Tak sebanyak pengguna mobil, pengguna kereta api juga meningkat sebanyak 5 persen, pun moda lain seperti kapal laut dan pesawat udara. Diperkirakan pada akhir pekan ini peningkatan mobilitas orang dan kendaraan akan semakin tinggi.

Mudik alias pulang kampung, tradisi tahunan para perantau, pulang ke kampung halaman merayakan Lebaran bersama sanak keluarga. Jarak yang jauh, tiket yang melambung, kemacetan, jalan rusak, ancaman banjir dan longsor tak jadi penghalang untuk bersilaturahmi. Jutaan orang dalam beberapa hari ini akan bergerak bersama. Dari barat ke timur atau sebaliknya dari timur menuju tanah kelahiran di Indonesia bagian barat.

Sejak jauh hari Kementerian Pekerjaan Umum menggenjot perbaikan jalan yang rusak. Pembangunan jalan tol juga dipercepat, agar bisa digunakan saat musim mudik tiba. Begitupun Kementerian Perhubungan, kendaraan-kendaraan angkutan umum diperiksa lagi untuk menjamin keselamatan penumpang hingga tempat tujuan. Sebanyak hampir 160 ribu personil gabungan Polisi, TNI, Satpol PP disiagakan untuk mengatasi kemacetan dan kriminalitas.

Kehebohan perbaikan jalan, pemeriksaan kendaraan dan pengamanan mestinya tak hanya dilakukan pada saat jelang hari raya. Pembangunan atau perbaikan mesti juga dilakukan rutin pada hari biasa. Perencanaan yang matang jadi kunci dalam setiap pekerjaan. Setelah itu pengawasan dan evaluasi dalam setiap tahap pekerjaan. Sehingga kala hari raya tiba, pekerjaan yang dilakukan cukup berupa antisipasi atau perbaikan kecil belaka. Selamat mudik, selamat sampai tujuan.   

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Soal Munaslub, Wasekjen Golkar Minta DPD Solid

  • Pengamat: Setnov Akan Langgeng Jadi Ketua Umum Meski Dipenjara
  • DPRD Desak Pemprov DKI Rampungkan Konsep Penataan Kampung Akuarium
  • Bansos Banyak Salah Sasaran, Cilacap Siapkan Basis Data Terpadu