Pujian Raja Salman

Terakhir, tiga gereja di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diintimidasi dan diancam untuk disegel. Ketiga gereja itu nyaris ditutup lantaran tak punya Izin Mendirikan Bangunan, IMB.

Senin, 06 Mar 2017 00:01 WIB

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud berfoto bersama.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud berfoto bersama sejumlah pimpinan lembaga Islam dan tokoh-tokoh Islam Indonesia di Istana Merdeka. (foto: Antara)

Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud saat ini masih ada di Indonesia, berlibur di Bali. Gaung kunjungannya masih terasa sampai sekarang. Di Indonesia, Raja Salman memuji toleransi beragama yang ada di tanah air. Bahkan salah satu nota kesepahaman antara kedua negara menuangkan soal kampanye Islam moderat. Di Arab Saudi, pujian dari sang raja juga dimuat di halaman utama koran setempat.

Pujian Raja Salman ini harus jadi sarana refleksi juga bagi kita. Apa betul toleransi beragama kita sudah dan masih baik? Sebab catatan dari sejumlah lembaga pemantau menunjukkan sebaliknya. Jumlah kasus kekerasan atas nama agama terus bertambah dari tahun ke tahun – dan ini bukan potret yang baik.

Contoh baru terus bermunculan. Terakhir, tiga gereja di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diintimidasi dan diancam untuk disegel. Ketiga gereja itu nyaris ditutup lantaran tak punya Izin Mendirikan Bangunan, IMB. Seperti kasus yang banyak dialami gereja lainnya, proses mendapatkan izin sudah dilakukan sejak lama, tapi terhambat di tengah jalan. Di sisi lain, data dari Komnas HAM menunjukkan kalau 85 persen rumah ibadah di Indonesia tidak punya izin – sebagian besar adalah masjid.

Kita senantiasa diingatkan, juga harus saling mengingatkan, soal wajah toleransi Indonesia di mata dunia. Dunia banyak memuji, menjadikan kita sebagai panutan, menunjuk Indonesia sebagai contoh – ini wajib kita sambut dengan tanggung jawab. Merawat keberagaman adalah kunci, termasuk memastikan setiap warga negara merasa aman dan nyaman untuk beribadah sesuai keyakinannya.  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Pembentukan Densus Tipikor, Ini Kata Jokowi

  • Kena OTT, Kadisdik Langkat dan 3 Kepsek Jadi Tersangka
  • Darmin Targetkan Batam Tumbuh 7 Persen
  • Asosiasi Petani Tembakau Tolak Kenaikan Cukai