Bangkai Gajah Ditemukan di Kebun Warga Aceh Timur

Polisi memeriksa 4 orang diduga pelaku

Selasa, 14 Nov 2017 21:37 WIB

Polisi sedang melakukan identifikasi bangkai gajah dewasa yang mati dikubur di kebun jagung milik warga Dusun Krueng Tuan, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (14/11). (Foto: Ist)

KBR, Aceh Timur– Bangkai gajah dewasa ditemukan dikubur di  kebun warga   Dusun Krueng Tuan, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (14/11). Diperkirakan gajah mati  sudah lebih dari dua minggu.

Kepala Polisi  Ranto Peureulak, Aiyub mengatakan, kasus itu terbongkar dari laporan masyarakat. Polisi sudah mengantongi empat orang pelaku yang menguburkan satwa liar itu berinisial H, R, B dan RZ.

”Setelah Kita ke TKP di Desa Seumanah Jaya, Dusun Krueng Tuan, tepatnya di ladangnya milik Razali. Ternyata, di belakang kebunnya Kita menemukan jasad gajah yang mati tersebut dan tadi sempat Kita congkel yang kelihatan tapak kakinya,” kata Aiyub kepada KBR.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan pemeriksaan diduga gajah liar itu dibunuh dengan cara disetrum menggunakan kabel berdaya arus listrik. Polisi sedang memanggil keempat pelaku yang terlibat kasus tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

”Di TKP seperti ada bekas terkena kabel, pas tadi coba Kita buka kuburannya dicongkel tanah tampaklah bagian tapak kakinya. Kita berkoordinasi dengan Forum Konservasi Leuser (FKH), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk mengusut penyebab kematian gajah,” tuturnya.

Sebelumnya pada tanggal 6 Oktober 2017 lalu juga ditemukan dua ekor gajah liar mati tersengat pagar listrik di desa yang sama. Tepatnya, di lokasi kebun sawit Dusun Semedang Jaya, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Rantau Peurelak, Kabupaten Aceh Timur. Induk dan anak gajah yang diperkirakan berusia remaja itu menjadi bangkai setelah kesetrum listrik yang digunakan petani.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau