Jokowi Apresiasi Kinerja TNI-Polri Jaga Natal

Polisi tangkap belasan terduga teroris di berbagai daerah jelang perayaan Natal 2016.

Selasa, 27 Des 2016 09:47 WIB

Presiden Joko Widodo. Foto: Antara

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo mengapresiasi kinerja TNI-Polri yang telah menjaga perayaan Natal 2016 sehingga berlangsung aman dan damai. Hal tersebut disampaikan Jokowi di Mega Mall Manado, Senin malam, 26 Desember 2016.

“Sampai saat ini sangat bagus, TNI dan Polri bekerjasama bersama-sama mengamankan perayaan natal 2016 ini sangat baik,” ucap Presiden.

Sebelumnya, Kepolisian Indonesia menangkap belasan orang terduga teroris di berbagai daerah menjelang dan bertepatan Natal 2016. Penangkapan pertama terjadi di Bekasi 10 Desember lalu, sebanyak 4 orang ditangkap dan polisi menemukan bom panci.

Pekan yang sama, polisi menangkap 7 orang berbeda di Ngawi, Solo, Klaten, dan Tasikmalaya. Tiga orang di Solo ini tidak terkait bom Bekasi, namun merupakan sel-sel Bahrun Naim. Polisi kemudian menangkap lagi dua orang di Solo dan 1 di Purworejo.

Pada 20 Desember lalu, warga Bali dikejutkan dengan sebuah tas bertuliskan bom di warung di Ubud. Namun setelah diselidiki tas itu berisikan mercon daya ledak rendah. Selang sehari kemudian, polisi menembak 3 orang terduga teroris di Tangerang Selatan dan menemukan bom aktif. Pihak berwenang juga menahan 1 terduga teroris di Payakumbuh, Sumatera Barat, yang terkait jaringan Solo 2015.

Penangkapan terus berlanjut pada hari Natal, Polisi kembali menangkap 4 terduga teroris di Desa Karang Layung, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Dua dari empat terduga tewas saat akan ditangkap karena melawan petugas. (smt)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

500 Kamisan, Korban Terus Tagih Janji Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu

  • Haris Azhar: Novel Cerita Ada Petinggi Polisi Terlibat Penyerangan
  • Terdakwa Penodaan Agama di Medan, Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara
  • Perppu Akses Informasi Keuangan Disahkan Menjadi Undang-undang

Indonesia mengalami masalah ketimpangan (inequality) dan tengah berupaya memeranginya. Simak perbincangannya hanya di Ruang Publik KBR, Rabu 26 Juli 2017 pukul 09.00-10.00 WIB.