5 Ribu Personel Dikerahkan Jaga Rangkaian Acara Pernikahan Putri Presiden Jokowi

Penjagaan juga dilakukan pada para tamu VVIP pernikahan putri Presiden Jokowi yang terdiri dari wakil Presiden, Duta Besar negara sahabat, pejabat lembaga negara lainnya.

Jumat, 03 Nov 2017 18:43 WIB

Warga mengikuti acara tumpengan kenduri selamatan sambut pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution di Solo, Jawa Tengah, Kamis (2/11).. (Foto: Antara)

KBR,Solo-  Sebanyak 5 ribu personel dikerahkan untuk menjaga  Pernikahan Kahiyang Ayu  putri Presiden Joko Widodo.   Pangdam IV Diponegoro, Tatang Sulaiman  mengatakan lebih dari  ribuan aparat gabungan itu  berasal dari TNI dan Polri. Mereka terlibat dalam pengamanan  rangkaian acara pernikahan putri Presiden Jokowi sejak akhir pekan ini hingga hari H, Rabu pekan depan (8/11).

Menurut Tatang, pengamanan juga dilakukan pada para tamu VVIP yang terdiri dari wakil Presiden, Duta besar negara sahabat, pejabat lembaga negara lainnya.

"Kita tahu dari pengamanan ini, selain pengamanan Presiden, yang punya gawe mantu ini, kita juga mengamankan wakil presiden, duta besar, pejabat lembaga negara lainnya serta para tamu VVIP lainnya.  Sampai dengan hari ini, kita siap untuk melakukan pengamanan. Semua aparat yang terlibat ada 5.453 personil gabungan dari TNi dan Polri." Ujar Pangdam IV Diponegoro, Tatang Sulaiman saat meninjau kesiapan personil di Solo, Jumat (03/11).




Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Tatang Sulaiman bersama Kapolda Jawa tengah, Irjen Pol Condro Kirono, melakukan apel bersama pengamanan di Kompleks Manahan Solo. Keduanya juga  mengecek kesiapan personil, senjata, hingga kendaraan taktis yang digunakan dalam pengamanan. Dalam pengamanan tersebut, aparat juga intensif melakukan simulasi pengamanan pos para tamu dari Bandara Adi Soemarmo Solo, rute kirab mempelai, hingga gedung Graha Saba Buana lokasi pernikahan.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh

KKP Gagal Capai Target Ekspor Ikan

  • HRW Usulkan 4 Isu Jadi Prioritas Dialog Jakarta Papua
  • Terduga TBC di Medan Capai Seribu Orang
  • Dalai Lama Luncurkan Aplikasi

Kemiskinan, konflik senjata, norma budaya, teknologi komunikasi modern, kesenjangan pendidikan, dan lain-lain. Kondisi-kondisi ini membuat anak rentan dieksploitasi