Kebakaran di Gunung Sindoro-Sumbing, Ini Alasan BPBD Malah Minta Pengerahan Pawang

"Mudah-mudahan yang Wonosobo dikerahkan. Mudah-mudahan kearifan lokalnya juga, termasuk salat minta hujan,”

Jumat, 14 Sep 2018 10:31 WIB

Kepulan asap dari kebakaran hutan gunung Sumbing difoto dari Desa Pagergunung, Bulu, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (11/9). (Foto: Antara)

KBR, Wonosobo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah menyarankan agar BPBD wilayah Kabupaten Wonosobo, Temanggung dan Magelang mengerahkan pawang hujan agar api di Gunung Sindoro dan Sumbing segera padam. Masyarakat sekitar Gunung Sindoro dan Sumbing juga diimbau untuk menggelar salat istisqa atau salat minta hujan.
 
Kepala Pelaksana BPBD Jawa Tengah, Sarwa Permana mengemukakan, kearifan lokal itu perlu dipertimbangkan untuk memadamkan api yang semakin meluas. Pasalnya, Jawa Tengah dan Jawa Timur dikenal sebagai daerah yang memiliki tim pawang hujan.
 
Dia pun mengklaim, pawang hujan dari Jawa Tengah pernah berhasil membantu pemadaman api di Kalimantan dengan cara mendatangkan hujan. Di luar itu, kabakaran hutan Riau pun pernah menggunakan jasa pawang hujan dari Jawa Tengah.
 
Menurut dia, masyarakat Jawa Tengah juga kerap menggunakan jasa pawang agar tak terjadi hujan saat menggelar hajatan atau keperluan besar tertentu. Sebab itu, kearifan lokal ini layak dicoba dalam situasi kebakaran di Sindoro Sumbing ini yang hingga Kamis malam, api telah melalap 864 hektare kawasan di Sindoro dan Sumbing.

Akan tetapi, dia juga menjelaskan, pemadaman api dengan pengerahan pawang hujan dan salat Istisqa ini adalah alternatif di luar upaya teknis yang terus dilakukan. Salah satunya dengan pemadaman api secara teknis. Misalnya, dengan melokalisasi api atau menyekat titik api agar tidak semakin merembet luas.

"Kalau pawang hujan itu kan sering lah.Untuk hajat, supaya tidak hujan, kemudian hujan dipindahkan, kan begitu. Pernah di Kalimantan, Kalimantan sudah pernah. Termasuk tim yang dari Jawa Tengah yang dibawa, termasuk ke Riau dulu. Kemudian mudah-mudahan yang Wonosobo dikerahkan. Mudah-mudahan kearifan lokalnya juga, termasuk salat minta hujan,” kata Sarwa Permana, Kamis malam (13/9/2018).

 Lebih lanjut Sarwa Permana menerangkan, pada Kamis sore, helikopter BNPB juga sudah  mendarat di Kledung, Temanggung. Dia menambahkan, hari ini ratusan petugas gabungan, mulai dari BPBD, TNI, Polri, relawan dan warga juga dikerahkan untuk memadamkan api di dua gunung ini. N

Editor: Rony Sitanggang

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Saat ini ada banyak cara dan sarana untuk membantu orang lain. Lewat NusantaRun salah satunya.