Konser Dream Theater Batal Digelar di Candi Prambanan

Lokasi konser Dream Theater dipindah disebabkan masukan dari masyarakat

Rabu, 27 Sep 2017 20:44 WIB

Situs Dream Theater masih menampilkan lokasi konser di candi Prambanan.

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Yogyakarta- Panitia penyelenggara Jogjarockarta membatalkan pertunjukan di Candi Prambanan Yogyakarta. Jogjarockarta yang antara lain menampilkan musisi Dream Theater akhirnya digelar di Stadion Kridosono, 29-30 September 2017. Promotor Jogjarockarta Anas Syahrul Alimi mengatakan pembatalan konser di Candi Prambanan dilakukan menyusul masukan dari masyarakat.

"Kita mengapresiasi dan mendengarkan saran masyarakat supaya tidak muncul polemik candi Prambanan untuk konser musik rock," kata Anas, Rabu (27/09/2017).

Anas mengaku sudah memberitahu penonton dan penampil terkait pemindahan lokasi manggung para bintang rock itu. Anas membantah pemindahan lokasi Jogjarockarta disebabkan protes dari Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI).

"Tidak. Ini murni masukan masyarakat agar tidak timbulkan polemik. Alhamdulilah tim kami solid. Kami kerja tidak ada yang berubah," lanjutnya.

Meski akhirnya pindah tempat, Anas berjanji menampilkan konsep yang sama. Dua panggung didirikan. Satu untuk musisi Indonesia, sedangkan panggung lainnya untuk Dream Theater. Pentolan Rajawali Indonesia ini mengaku siap menerima keberatan pembeli tiket.

"Sudah kami komunikasikan dengan penonton. Ini pilihan dilematis. Kita dari awal ingin suguhkan venue terbaik. Berharap angkat pariwisata Prambanan di kancah dunia dan diplomasi budaya. Tapi kami menghindari polemik," ujarnya.

Dua hari perhelatan Jogjarockarta masing-masing diperkirakan dihadiri 7500 penonton. Angka ini didasarkan pada penjualan tiket. Sebelumnya, IAAI memprotes rencana konser musik cadas itu di komplek Candi Prambanan. Pertunjukan musik keras dikhawatirkan merusak situs cagar budaya tersebut.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Penembak Brimob di Timika Berjumlah 15 Orang

  • Ahli: PNPS Penodaan Agama Langgar HAM Warga Ahmadiyah
  • Jokowi Tunjuk Din Syamsuddin sebagai Utusan Khusus Dialog Antaragama
  • Tak Dapat Bantuan KIS, Puluhan Pemulung Geruduk Gedung DPRD Sumut