Kelelahan, Gerindra-PKS Baru Umumkan Calon Jumat Siang

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pengumuman akan disampaikan langsung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri.

Jumat, 23 Sep 2016 09:20 WIB

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama bakal calon gubernur DKI Sandiaga Uno di rumah keluarga Prabowo di Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2016). Mereka bertemu menghadapi hari terakhir penda



KBR, Jakarta - Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berencana mengumumkan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada Jumat (23/9/2016) siang.

Pengumuman rencananya dilakukan di rumah keluarga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pengumuman akan disampaikan langsung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri.

"Kami telah sepakat Partai Gerindra dan PKS untuk menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada Pilkada Februari 2017 mendatang. Insyaallah pasangan ini akan kami daftarkan di Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta hari ini," kata Muzani di jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2016) dinihari.

Baca: Alasan Demokrat Enggan Dukung Sandiaga Uno Jadi Cagub Jakarta

Muzani mengatakan dua partai itu belum bisa mengumumkan pasangan calon yang diusung karena pimpinan partai sudah kelelahan.

Partai Gerindra dan PKS sudah melaksanakan pertemuan membahas bakal calon gubernur DKI Jakarta secara maraton selama 14 jam.

"Kita juga masih menyiapkan berkas pendaftaran pasangan calon gubernur yang akan diusung," tambahnya.

Selain diikuti Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, pertemuan maraton itu juga dihadiri Presiden PKS Sohibul Iman, anggota Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, serta Ketua DPD Partai Gerinda DKI Jakarta, Muhammad Taufik.

Selain itu hadir pula bakal calon Gubernur DKI Sandiaga Uno yang sebelumnya diusung Gerindra, serta bekas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.

Jika di hari terakhir pendaftaran calon gubernur DKI Jakarta, Jumat ini, Gerindra dan PKS mendaftarkan calonnya, maka Pilkada DKI Jakarta akan diikuti tiga pasangan calon.

Sebelumnya, Rabu (21/9/2016) lalu pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat sudah mendafat ke KPUD DKI. Ahok-Djarot diusung koalisi PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem dan Hanura.

Baca: Alasan PDI Perjuangan Dukung Ahok-Djarot

Sementara koalisi Cikeas mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Koalisi ini terdiri dari Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN.

Baca: Pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Hari Ini Pamitan

Editor: Agus Luqman
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.