Jelang Penutupan Pendaftaran Pilkada, Anies dan Sandiaga Salat Jumat Bersama

"Kita lihat nanti. Semua akan resmi kalau ada pengumuman."

Jumat, 23 Sep 2016 13:16 WIB

Sandiaga Uno. (Antara)

KBR, Jakarta- Nama calon yang akan diusung Gerindra dan PKS semakin mengerucut. Bekas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, terlihat melaksanakan salat jumat bersama calon Gerindra dan PKS Sandiaga Uno. Keduanya melaksanakan salat jumat di Mesjid At Taqwa Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan

Keduanya juga tampak datang mengenakan baju berwarna putih. Di dalam Sandiaga sempat meminta doa restu untuk maju di Pilkada 2017. Keluar dari mesjid, mereka sempat menyapa masyarakat sekitar. Dimintai keterangan, keduanya tak banyak bicara. Anies   masih enggan mengkonfirmasi keikutsertaannya di pilkada. Ia hanya berkata,

"Kita lihat nanti. Semua akan resmi kalau ada pengumuman." Kelit Bekas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, Jumat (23/09).

Anies hanya tersenyum saat ditanya soal kesepakatan posisi gubernur dan calon gubernur. Sedangkan Sandiaga, hanya tersenyum sembari menundukkan kepala.

Usai dari masjid keduanya tampak masuk ke kantor Indonesia Mengajar tidak jauh dari masjid. Tidak lama kemudian, Sandi menuju Kertanegara menggunakan mobilnya.

Hari ini Gerindra akan mengumumkan pasangan yang diusungnya pukul 13.30 nanti di kediaman Prabowo Jalan Kertanegara. Setelah itu, mereka akan langsung ke KPUD untuk mendaftarkan pasangan calon.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Korupsi Alat Kesehatan, Ratu Atut Divonis 5,5 tahun penjara

  • Korupsi E-KTP, Jaksa Apresiasi Hakim Akui Peran Setnov
  • Pansel Klarifikasi Temuan Masyarakat Kepada Calon Komisioner Komnas HAM
  • Polisi: Tidak Ada Gejolak Sosial Pasca Pembubaran HTI di Solo

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.