[SP3 Karhutla] Mabes Kirim Tim Evaluasi Putusan Polda Riau

"Belum ada finalisasi dalam artian belum ada keputusan akhir terkait anggota yang berangkat ke Kepolisian Riau,"

Jumat, 12 Agus 2016 15:38 WIB

Ilustrasi: Pemadaman Karhutla di Riau. (Sumber: BNPB)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Kepolisian Indonesia masih mengevaluasi penghentian penyidikan atau SP3 kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melibatkan 15 perusahaan oleh Polda Riau. Juru bicara Polri, Agus Rianto mengatakan, tim gabungan dari Bareskrim, Irwasum dan Propam masih melakukan penyelidikan di lokasi.

"Sampai saat ini kita masih melakukan pendalaman terhadap keputusan Kapolda Riau tersebut. Belum ada finalisasi dalam artian belum ada keputusan akhir terkait anggota yang berangkat ke Kepolisian Riau," kata Agus di Mabes Polri, Jumat (12/08/16).

Tim gabungan ini masih mengumpulkan fakta-fakta terkait keputusan SP3 kasus Karhutla yang melibatkan 15 perusahaan di Riau. Agus mengatakan, evaluasi mulai dari pemeriksaan administrasi sampai prosedur penyidikan.

"Agar tidak berlarut kami juga berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk lakukan langkah lebih lanjut," ujarnya.

Agus mengatakan, berdasarkan laporan Kapolda Riau ada beberapa dasar dikeluarkannya SP3 tersebut. Diantaranya sebagian lahan perusahaan masih dikuasai masyarakat. Padahal sudah diupayakan untuk diambil alih oleh perusahaan namun tidak berhasil.

"Jadi dalam pembuktian tidak bisa dilanjutkan, akhirnya Kapolda ambil keputusan SP3," jelas Agus.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.