4 Pelaku dan Seorang Polisi Tewas dalam Penyerangan Mapolda Riau

Penyerangan sekelompok orang di Mapolda Riau mengakibatkan seorang polisi meninggal, sementara dua polisi dan seorang jurnalis luka-luka. Sedangkan empat pelaku ditembak karena menyerang petugas.

Rabu, 16 Mei 2018 12:54 WIB

Suasana di lokasi penyerangan di jalan pintu masuk Polda Riau di Pekanbaru, Riau, Rabu (16/5). (Foto: ANTARA/ Rony M)

KBR, Jakarta - Penyerangan di kantor kepolisian kembali terjadi setelah Senin (14/5/2018) lalu menyasar Mapolrestabes Surabaya. Kali ini sekelompok orang menerobos Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018).

Juru bicara Mabes Polri Setyo Wasisto mengatakan, serangan itu dilakukan sekitar pukul 09.00 pagi. Pelaku menggunakan mobil untuk menerobos gerbang Mapolda Riau namun berhasil digagalkan petugas.

"Jadi saya sampaikan bahwa, polda Riau berhasil mematahkan penyerangan sekelompok orang tak dikenal. Bahwa pada hari Rabu tanggal 16 Mei 2018, sekitar jam 09.00 WIB ada sebuah mobil yang menerobos Mapolda Riau mobil itu avanza," terang Setyo dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Menurut Setyo, empat penyerang tewas ditembak lantaran melawan petugas. Sementara seorang lain ditangkap setelah sebelumnya melarikan diri.

Baca juga:

Dalam insiden ini, seorang polisi tewas akibat ditabrak mobil pelaku yang berusaha melarikan diri. Sementara dua polisi dan seorang jurnalis TV luka-luka lantaran terserempet kendaraan saat pelaku melancarkan aksi penyerangan.

"Ini mengakibatkan 2 anggota luka, kemudian karena mereka menyerang 4 orang tewas, 1 orang sempat melarikan diri namun berhasil ditangkap, dan saat melarikan diri pelaku menyerempet satu wartawan atas nama Rian Rahman reporter TV One. Itu info terakhir yang kami dapat," kata Setyo.

Setelah penyerangan tersebut polisi menyita sebuah mobil Avanza, tiga buah samurai, lima penutup muka, tiga pasang sepatu, sebuah handycam rusak, jaket, sarung tangan dan ikat kepala. Sementara ini seluruh barang bukti disimpan di Mapolrestabes Riau.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan
Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".