Manisnya Madu Asli Sumbawa

“Supaya madu tidak cepat rusak, kadar airnya rendah. Lalu harus pakai sarung tangan, karena kalau pakai tangan, bakteri akan mencemari madu,” jelas Walid.

Senin, 18 Jun 2018 15:55 WIB

“Supaya madu tidak cepat rusak, kadar airnya rendah. Lalu harus pakai sarung tangan, karena kalau pakai tangan, bakteri akan mencemari madu,” jelas Walid. 

Ilmu yang dia dapat ia ditularkan pada 40 petani binaannya. Mereka inilah yang setiap kali panen memasok madu untuk produk MAS. Walid memberlakukan sistem bagi hasil dengan para pencari madu. Satu botol berukuran 1,5 liter dibeli dengan harga Rp66 ribu. Setiap tahunnya juga, Walid memberikan bonus kepada para petani tapi itu bergantung seberapa banyak madu yang dijual. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.