Siaran Seru di Kantor Google Indonesia

Kualitas audio sempurna lewat Google Hang Out.

Jumat, 14 Agus 2015 12:04 WIB

Siaran lewat Google Hang Out di kantor Google Indonesia (Foto: KBR)

Siaran lewat Google Hang Out di kantor Google Indonesia (Foto: KBR)

KBR - Untuk program Obrolan Ekonomi hari ini, Jumat (14/8/2015), KBR bersiaran langsung dari kantor Google Indonesia dengan fasilitas Google Hang Out. Tema yang diangkat adalah soal bagaimana Google Indonesia bisa membantu UKM mengembangkan bisnis ke dunia digital.

Ini bukan kali pertama bagi KBR bersiaran dengan Google Hang Out. Sebelumnya sudah dilakukan di program Agama dan Masyarakat, langsung dari Padang dan Makassar. Tapi kali ini menjadi istimewa karena siaran dilakukan di kantor pencipta Hang Out, yaitu Google. Nara sumber yang hadir ada di Jakarta, ada juga di Yogyakarta.

Setelah semua siap dan tersambung ke Google Hang Out lewat internet, siaran pun dimulai. Ada banyak pertanyaan dan penelfon yang masuk, di antaranya dari Bekasi dan Pontianak. Beberapa di antara mereka adalah pebisnis UKM yang ingin melibatkan sayap ke dunia digital. Apalagi setelah mendengarkan kesuksesan Lutfi Hasan dari Jakarta Vintage yang merasakan dampak positif memakai Google Bisnisku. Kualitas audio saat bersiaran dengan Google Hang Out juga kinclong. Ini mengejutkan juga bagi Shinto Nugroho, Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Google Indonesia yang bersiaran dari Yogyakarta. 

"Seamless banget," puji Shinto karena kualitas audio dan tidak adanya delay dalam bersiaran.

Nara sumber Obrolan Ekonomi juga senang dengan banyaknya respons yang masuk untuk berpartisipasi dalam tema soal UKM digital ini. Tiga pemenang pun terpilih untuk mendapatkan hadiah berupa undangan untuk hadir di peluncuran riset Google soal UKM digital di Indonesia. Selamat untuk para pemenang ya! 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?