#16TahunKBR Demi Munir

Dorong pengungkapan kasus pembunuhan sang aktivis HAM.

Rabu, 29 Apr 2015 16:30 WIB

Cover CD Munir produksi KBR.

Cover CD Munir produksi KBR.

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Kematian aktivis HAM Munir adalah kehilangan besar bagi Indonesia. KBR termasuk media pertama yang menginvestigasi kasus pembunuhan terhadap Munir lewat sejumlah wawancara eksklusif, termasuk terbang ke Belanda untuk mencari sebuah liputan khusus.

Upaya lain yang dilakukan KBR adalah mendorong publik untuk menghargai Munir dan apa yang telah dilakukannya untuk isu hak asasi manusia. Pada Oktober 2007 hingga Januari 2008, KBR dan Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) menyelenggarakan Lomba Cipta Lagu untuk Munir. Sebuah album yang berisikan 10 lagu hadir sebagai bagian dari program ‘Untuk Munir’. Program ini ditujukan bagi Munir sebagai salah satu penegak hukum dan HAM di Indonesia. Juga bertujuan untuk mengingatkan publik atas kasus Munir yang belum tuntas, serta mendorong pemerintah agar tidak ragu menangkap dalang di balik pembunuhan tersebut.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau