Jorge Lorenzo

KBR - Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo berpeluang menjadi pebalap ketiga dalam sejarah balap motor Grand Prix yang mampu merebut gelar juara dunia dengan membalikkan defisit di seri terakhir musim.

Memasuki seri terakhir MotoGP 2015 di GP Valencia hari ini, Lorenzo masih tertinggal tujuh poin dari rekan setimnya, Valentino Rossi di klasemen pebalap sementara. Namun, pebalap 28 tahun itu di atas angin untuk merebut gelar juara dunia. Hal itu dikarenakan Rossi harus start dari posisi belakang setelah mendapat sanksi akibat menendang Marc Marquez di MotoGP Malaysia, 25 Oktober lalu. Sementara Lorenzo akan memulai balapan paling depan.

Hanya ada dua pebalap sebelumnya yang mampu membalikkan defisit di seri terakhir yang merebut gelar juara dunia kelas primer Grand Prix. Yang pertama adalah Wayne Rainey pada musim 1992. Pebalap kedua adalah Nicky Hayden pada musim 2006. 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!