Ilustrasi. (Foto: ANTARA)



KBR, Jakarta - Induk sepakbola Indonesia PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga akhirnya sepakat memindahkan tempat pelaksanan Kongres PSSI ke Jakarta.

Keputusan diambil setelah PSSI dan pemerintah bertemu dalam satu forum. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewabroto menjelaskan kesepakatan itu tidak berarti pemerintah ingin mengintervensi wewenang PSSI.

"Kami juga tidak ada maksud apapun untuk mengubah, mencari alternatif lain. Ini semata-mata untuk menyelesaikan maslah. Kami juga mohon maaf jika selama ini menimbulkan ketidakenakan di masyarakat, juga di Makasar," kata Gatot di Kantor Kemenpora, Rabu (12/10/2016).

Gatot menolak mengatakan siapa orang yang pertama mengusulkan pelaksanaan Kongres dipindah ke Jakarta. Ia hanya mengatakan kesepakatan itu diambil untuk mengakhiri perdebatan antara Kemenpora dan PSSI.

Baca: Legenda Timnas Tolak Jadi Pengurus PSSI

Sebelumnya, PSSI sudah menentukan bahwa kongres akan dilakukan di Makasar 17 Oktober mendatang. Sekretaris Jenderal PSSI, Azwan Karim menjelaskan penentuan lokasi itu disesuaikan dengan kesepakatan pada kongres sebelumnya.

"Makasar dipilih karena ada proposal members yang disetujui executive committee (Exco) dalam meeting ranah Exco. Ini pasal 28 point 2, (lokasi) diberitahu ke members delapan minggu sebelum tanggal kongres. Sudah. Sesuai statuta," kata Azwan.

Namun kemudian pemerintah mengusulkan agar kongres dilakukan di Yogyakarta. Mabes Polri pun lantas mengeluarkan surat agar kongres dilakukan di Yogyakarta.

Usulan itu didukung oleh Ketua Komite Pemilihan, Agun Gumelar. Ia khawatir pelaksanaan di Makasar tidak akan netral karena salah satu calon ketua berasal dari Makasar.

Pemilihan tempat di Jakarta sempat ditolak oleh PSSI dengan dalih waktu yang sudah mepet. Pasalnya, statuta mereka mewajibkan pemindahan tempat kongres dilakukan setidaknya delapan minggu sebelum waktu kongres.

"Statuta paling tidak delapan minggu. Tapi kita harapkan waktu limit ini ada komunikasi dengan FIFA dan AFC," ujar Gatot lagi.

Bagaimana dengan kerugian finansial akibat persiapan di Makassar? "Kerugian pasti ada. Tapi saat dialog pemerintah dan PSSI itu juga sudah diperhitungkan," kata Gatot.

Dengan adanya kesepakatan ini, PSSI akan langsung berkomunikasi dengan Exco PSSI, FIFA, dan AFC untuk membahas masalah pemindahan lokasi. PSSI ingin memastikan keputusan pemindahan lokasi tidak akan berbuah sanksi.

Di lain pihak, Kemenpora segera menyurati Kepolisian. Dalam 1-2 hari ke depan, Kemenpora juga akan menyurati FIFA untuk memberitahukan soal pemindahan lokasi tersebut.

Editor: Agus Luqman 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!