Final Piala Presiden: Jakarta Siaga 1, Puluhan Ribu Aparat Disiapkan

Seluruh pasukan akan siaga satu mengamankan area Gelora Bung Karno, rute-rute yang bakal dilalui suporter, dan titik-titik rawan lainnya

Rabu, 14 Okt 2015 20:49 WIB

KBR, Jakarta - Polda Metro Jaya menyiapkan 30 ribu aparat gabungan untuk menjaga laga final Piala Presiden Minggu malam besok. Kapolda Metro Tito Karnavian mengatakan, seluruh pasukan akan siaga satu mengamankan area Gelora Bung Karno, rute-rute yang bakal dilalui suporter, dan titik-titik rawan lainnya. Kata dia, pengerahan pasukan secara maksimal lantaran suporter Persib Bandung dan suporter tuan rumah terkenal sering terlibat bentrokan.

"Komunikasi kita lakukan, rencana pengamanan sudah ada melibatkan banyak pihak. Kekuatan hampir 10 ribu yang riil. Tapi ditambah dengan yang standby, total semuanya hampir 30 ribu. Siaga 1, Polda Metro. Kita matangkan terus, selama masih ada waktu Kamis, Jumat, Sabtu, ini kami matangkan terus. Rapat-rapat dengan para suporter, dengan para stakeholder terkait, dengan panitia, dan lain-lain," kata Tito di Jakarta, Rabu (14/10).

Tito Karnavian menambahkan, diperkirakan jumlah suporter Persib Bandung mencapai 80 ribu orang, sementara suporter Sriwijaya FC sekitar 5 ribu orang. Kata dia, pihaknya telah meminta Polda jawa Barat untuk mengawal para bobotoh sejak berangkat ke Jakarta dan juga saat kepulangan.

"Suporter Persip antara 60-80 ribu rencananya dari semua kabupaten di Jabar, kecuali 6 kabupaten. Polda Metro Jaya sangat mengharapkan bantuan dari Polda Jabar, karena bukan kewenangan dari Polda Metro. Demikian juga dengan Polda Sumatera Selatan," lanjutnya.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Kuasa Hukum: Ada Gangguan di Otak Setnov

  • Beredar Surat Dari Novanto Soal Jabatannya, Fahri Hamzah: Itu Benar
  • Gunung Agung Meletus, Warga Kembali Mengungsi
  • Kasus PT IBU, Kemendag Bantah Aturan HET Beras Jadi Biang Penggerebekan