FIFA Minta Persegres Lunasi Gaji Eks Pemain asal Jepang

FIFA telah memerintahkan Persegres Gresik melunasi sisa gaji dua bulan dan kontrak sebesar 15 persen yang belum dilunasi musim lalu.

Rabu, 03 Agus 2016 10:17 WIB

Pemain asal Jepang, Shohei Matsunaga berseragam Persiba Balikpapan. (Foto: ANTARA)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Balikpapan - Federasi Sepakbola dunia FIFA telah memerintahkan klub Indonesia Persegres Gresik untuk melunasi sisa kontrak dan gaji pemain asal Jepang Matsunaga Shohei.

Matsunaga memenangkan gugatan melawan bekas klubnya, Persegres di FIFA, melalui Federasi Internasional Asosiasi Pesepakbola Profesional (FIFPro). Kini pemain berusia 27 tahun itu memperkuat Persiba Balikpapan.

Anggota Komite Eksekutif Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) Bima Sakti mengatakan, dengan kemenangan gugatan itu Matsunaga berhak mendapatkan kembali hak sisa nilai kontrak beserta gaji yang belum dibayarkan.

Menurut Bima, FIFA telah memerintahkan Persegres melunasi sisa gaji dua bulan dan kontrak sebesar 15 persen yang belum dilunasi musim lalu saat tampil di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014.

"FIFPro langsung mengurus ke FIFA dan dia berhasil (menang). Dan dia (Matsunaga) akan dibayar kayaknya. Cuma instruksi FIFA belum sampai ke Persegres, baru pemberitahuan email dari FIFA bahwa dia menang. Tapi memang dia belum dibayar," kata Bima Sakti, Rabu (3/8/2016).

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) memastikan musim ini di kompetisi Indonesia Soccer Campionship (ISC) 2016 tak ada klub yang menunggak atau belum melunasi kontrak dan gaji pemain dan klub.

Editor: Agus Luqman
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

500 Kamisan, Korban Terus Tagih Janji Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu

  • Haris Azhar: Novel Cerita Ada Petinggi Polisi Terlibat Penyerangan
  • Terdakwa Penodaan Agama di Medan, Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara
  • Perppu Akses Informasi Keuangan Disahkan Menjadi Undang-undang

Indonesia mengalami masalah ketimpangan (inequality) dan tengah berupaya memeranginya. Simak perbincangannya hanya di Ruang Publik KBR, Rabu 26 Juli 2017 pukul 09.00-10.00 WIB.