Pemain Bola Voli Kuba Ditahan di Finlandia

Dua pemain sudah dibebaskan dan tidak lagi dicurigai atas dugaaan apa pun.

Selasa, 05 Jul 2016 11:32 WIB

Ilustrasi permainan bola voli. Foto: Antara

KBR - Enam anggota tim nasional bola voli Kuba ditahan di Finlandia dengan tuduhan pemerkosaan di sebuah hotel. Minggu lalu, delapan pemain Kuba ditahan di selatan Kota Tampere yang menjadi tuan rumah Liga Bola Voli Dunia.

Polisi mengatakan, dua pemain sudah dibebaskan dan tidak lagi dicurigai atas dugaaan apa pun. Sementara enam sisanya diduga melakukan pemerkosaan berat. Nama mereka tidak dipublikasikan.

Selama kompetisi, tim nasional Kuba berdiam di hotel yang berada di tengah-tengah Kota Tampere yang memiliki diskotik malam yang populer di tempat parkir bawah. Pemain lainnya, sambung polisi, tidak mengetahui tentang insiden tuduhan tersebut dan diperbolehkan untuk meninggalkan Finlandia.

Perwakilan tim nasional Kuba tidak datang ketika konferensi pers setelah pertandingan terakhir mereka pada Minggu (3/7) lalu. Media lokal mencoba mendekati para pemain sesaat sebelum mereka pulang, tapi mereka menolak untuk berkomentar.

Federasi Bola Voli Inernasional (FVIB) bilang, mereka sangat prihatin dengan tuduhan ini. 

"FIVB tidak mentoleransi pelanggaran yang dilakukan para pemain atau ofisial saat sebuah acara FIVB kepada orang lain," ujar FIVB. 

"Sementara FIVB mematuhi praduga tak bersalah sampai terbukti bersalah, kami mengharapkan semua partisipan untuk menghormati proses yang dijalankan dan keputusan akhir otoritas lokal dan nasional," tambah FIVB. (The Guardians)

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.