PT Jakpro DKI Mulai Garap Infrastruktur untuk Asian Games 2018

"Kita tidak mungkin dapat medali emas, kalau latihannya saja beda kelas. Standar kita harus sama dong," kata Ahok.

Rabu, 22 Jun 2016 14:14 WIB

Velodrome, tempat balap sepeda di Pulomas Rawamangun Jakarta Timur akan dibangun dengan standar internasional. (Foto: file.lelangdjkn.kemenkeu.go.id)

KBR, Jakarta - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro) meluncurkan pembangunan infrastruktur Asian Games 2018.

Presiden Direktur PT Jakpro Satya Heragandhi mengatakan, pihaknya menangani tiga proyek utama, yakni transportasi massal Light Rail Transit (LRT), pembangunan venue Velodrome (arena balap sepeda) di Rawamangun dan renovasi wahana ketangkasan olahraga berkuda (equestrian).

Satya optimistis ketiga proyek tersebut bakal rampung tepat waktu dan bisa digunakan selama perhelatan olahraga empat tahunan se-Asia itu.

"Lokasi velodrome sudah mengalami pekerjaan pembongkaran dan kini sedang mematangkan tahapan awal pembangunannya. Lokasinya di Pulo Mas, yang juga sudah dikosongkan dan siap untuk dilakukan pengurukan dan pekerjaan pendahuluan," kata Satya pada acara launching pembangunan infrastruktur Asian Games di Gedung KNPI, Rawamangun, Rabu (22/6/2016).

"Jalur LRT antara velodrome dan Kelapa Gading juga sudah mulai dilakukan pekerjaan terkait dengan land clearing. Jalurnya juga sudah mulai ada kegiatan penutupan di jalur-jalurnya," kata Satya.

Pendanaan tiga proyek itu bersumber dari APBD Jakarta. Untuk pembangunan LRT menelan anggaran Rp4,5 triliun. Pembangunan LRT ditargetkan selesai sebelum Agustus 2018.

PT Jakpro memperkirakan pembangunan Velodrome skala internasional bakal menghabiskan dana hingga 40 juta dolar Amerika atau sekitar Rp533 miliar. Pembangunan akan dimulai Agustus tahun ini, dan ditargetkan rampung Juni 2018.

Untuk pembangunan Equestrian, PT Jakpro memiliki dana sekitar Rp345 miliar. Proyek ditargetkan selesai selama 14 bulan, dimulai 22 Juni mendatang hingga Oktober 2017. Pembangunan fasilitas berkuda ini akan diawasi langsung oleh Federasi Equestrian Asia (AEF) serta bersertifikat Equine Disease Free Zone (bebas penyakit kuda).

Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan, pembangunan proyek ini ditujukan agar ibu kota memiliki fasilitas olahraga berskala internasional.

"Kita tidak mungkin dapat medali emas, kalau latihannya saja beda kelas. Standar kita harus sama dong, persis sama," kata Ahok.

Dalam proyek ini, PT Jakpro menggandeng Inggris dan Korea Selatan yang telah berpengalaman menangani fasilitas publik dan olahraga berstandar internasional.

"Inggris dan Korsel yang membantu menghitung mengkaji 7 koridor LRT di Jakarta," ujar Ahok.

Perhelatan Asian Games bakal digelar 18 Agustus - 2 September 2018 di Indonesia. Ajang olahraga empat tahunan tersebut bakal dilaksanakan di empat provinsi yakni Jakarta, Jawa Barat, Banten dan Sumatera Selatan. Dalam event tersebut akan diikuti 45 negara Asia, mempertandingkan 37 cabang olahraga.

Editor: Agus Luqman

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Aparat Keamanan Dicurigai Selundupkan Pendulang Emas ke Kawasan Freeport

  • Belasan Bagang Ikan di Perairan Ambalat Dirusak Gelombang
  • Myanmar-Bangladesh Sepakat Repatriasi Pengungsi dalam Dua Bulan
  • Kasus Perkosaan, Eks Pemain AC Milan Robinho Dihukum Penjara

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"