Viking : PSSI Jangan Dibubarkan

Perbaikan harus dimulai dengan mengungkap pengurus PSSI yang diduga menjadi mafia bola, bukan pembubaran organisasi.

Kamis, 04 Jun 2015 16:44 WIB

Ilustrasi. Foto:Antara

Ilustrasi. Foto:Antara

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta- Kelompok pendukung Persib Bandung, Viking, menolak diselenggarakannya Kongres Luar Biasa untuk merestrukturisasi manajemen dan kepengurusan PSSI. Menurut Ketua Viking, Heru Joko, perbaikan sepak bola tanah air harus dimulai dengan mengungkap pengurus PSSI yang diduga menjadi mafia bola, bukan dengan pembubaran organisasinya secara keseluruhan.

Meski demikian, saat ini kata dia, Viking belum melakukan aksi protes soal rencana Kemenpora tersebut. Kini Heru dan kelompoknya hanya berharap, kompetisi sepak bola tanah air bisa segera kembali berjalan.

"Sebenarnya saya lebih setuju oknum-oknum PSSI bisa ditangkap seperti di FIFA, jangan dibubarin PSSI-nya, " kata Heru Joko, Kamis (4/6/2015)

Sementara itu kelompok suporter pendukung PSSI, Slemania menilai positif adanya suspensi FIFA terhadap sepakbola Indonesia. Ketua Slemania Lilik Yulianto mengatakan, sanksi FIFA itu menjadi momentum untuk merevolusi kompetisi. Mulai dari memperbaiki pembinaan pemain remaja, kompetisi profesional sampai pembentukan tim nasional.

Sebelumnya, dua opsi kemenpora untuk membenahi sepak bola tanah air tersebut tengah dibicarakan intensif dengan tim transisi bentukan Menpora. Selain itu, pihaknya juga sudah bertemu dengan klub untuk mendapatkan masukan-masukan terkait opsi tersebut.

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1