Ganda putri Indonesia Nitya Krishinda Maheswari (kiri) dan Greysia Polii. Foto: Antara

Ganda putri Indonesia Nitya Krishinda Maheswari (kiri) dan Greysia Polii. Foto: Antara

KBR - Indonesia dipastikan gagal meraih gelar di BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015. Dalam pertandingan final, satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke final, Nitya Krishinda Maheswari dan Greysia Polii, kalah dari pasangan Tiongkok, Tang Jinhua dan Tian Qing. Padahal, Nitya/Greysia membuka pertandingan dengan baik. Mereka sempat memimpin dalam perolehan poin hingga Tang/Tian menyamakan posisi 10-10. 

Pasangan Indonesia menambah satu poin, tetapi Tang/Tian merespons dengan mencatat 11 poin beruntun yang memastikan gim pertama jadi milik Tiongkok. Namun, pada gim kedua, Tang/Tian sepenuhnya menguasai pertandingan. Mereka terus mendulang poin, sementara Nitya/Greysia seperti menemui jalan buntu. Tang/Tian memenangi gim ini dengan keunggulan mutlak. Kegagalan NItya/Greysia memastikan Indonesia tidak meraih gelar dalam dua penyelanggaraan terakhir Indonesia Open. Sementara di ganda putri, kali terakhir Indonesia juara pada 2008 lewat Vita Marissa/Liliyana Natsir. 

Editor: Malika

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!