Berlaga di SEA Games, Timnas U-23 Rogoh Kocek Pribadi

Gede Widiade mengatakan, semua anggaran yang digunakan berasal dari dana pribadi.

Selasa, 02 Jun 2015 13:13 WIB

Timnas U-23

Uji coba Timnas U-23. (Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta - Manajer Tim Nasional U-23, Gede Widiade mengaku tidak menggunakan anggaran pemerintah serta dana PSSI untuk berlaga di SEA Games ke-28 di Singapura. Gede Widiade mengatakan, semua anggaran yang digunakan berasal dari dana pribadi. Ia beralasan, enggan mengajukan dana ke pemerintah karena prosesnya yang panjang dan rumit.

"Enggak lah. Karena ini merupakan swadaya dari kita, ya ini merupakan bentuk partisipasi tanggungjawab saya sebagai warga negara yang baik. Mungkin saya juga dalam kesusahan, juga PSSI kan kita tahu sendiri juga dalam kesusahan," kata Gede kepada KBR, Selasa (2/6/2015). 

Namun, ia mengklaim seluruh dana itu cukup untuk memenuhi kebutuhan Timnas U-23 selama bertanding, hingga pulang ke Indonesia.

"Kompetisi berhenti, berarti sponsor berhenti, berarti pendapatan PSSI juga enggak ada. Saya mencoba tahu diri lah, tidak merepotkan. Tidak berarti bahwa pas-pasan. Mungkin kami lihat dengan kebutuhan yang ada kami juga bisa mencukupi," tambahnya.

Sore nanti, Tim Nasional Indonesia U-23 akan menjalani laga perdana melawan Myanmar di ajang SEA Games ke-28 Singapura. Pertandingan itu akan digelar di Stadion Jalan Besar, Singapura. Tim ini diisi oleh beberapa pemain jebolan Timnas U-19, semisal Evan Dimas dan Hansamu Yama.


Editor: Damar Fery Ardiyan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?